Puluhan Bocah SD Serukan Solidaritas Muslim Rohingya di Myanmar

0
45

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Tragedi kemanusiaan yang menimpa saudara muslim Rohingya di Myanmar kini menjadi persoalan seluruh umat manusia. Tak hanya Indonesia, pun juga di dunia Internasional, dari masyarakat hingga para pelajar.

Setidaknya, inilah yang dilakukan puluhan bocah PAUD dan SD Sekolah Tahfizh Khoiru Ummah yang turut memberikan aksi solidaritas dengan membuat tulisan-tulisan dukungan kemanusiaan dan harapan pemerintah untuk membantu korban kemanusiaan di Myanmar.

[Aksi solidaritas untuk saudara muslim Rohingya di Myanmar siswa-siswi Sekolah Tahfiz Paud-SD Khoiru Ummah – Foto Arto beritasebelas]
Berdasarkan pantauan, terlihat anak-anak Sekolah Tahfizh Plus (STP) memegang berbagai tulisan dan poster, salah satu poster yang tertulis, yaitu Save Rohingya. Dan juga beberapa siswa membaca puisi untuk Rohingya.

Kepala Sekolah Tahfizh Plus (STP) Berbasis Aqidah Islam Khoiru Ummah Palembang, Nurrela mengatakan, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama muslim dan juga sebagai praktek langsung dalam pelajaran Bahasa Indonesia.

“Jadi ini sebenarnya merupakan bagian dari pelajaran Bahasa Indonesia dan siswa praktek langsung, seperti menulis puisi, surat dan pengungkapan perasaan siswa,” kata Nurlela disela aksi solidaritas, Selasa 12 September 2017.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelajaran Geografi. Pihaknya, juga mengajarkan kepada siswa untuk saling mempunyai rasa kepedulian terhadap sesama muslim.

“Selain pelajaran Bahasa Indonesia, ini juga merupakan pelajaran Geografi, dimana siswa diajarkan letak peta Rohingya yang terletak di Asia Selatan,” ujarnya lagi.

Aksi solidaritas ini merupakan kegiatan lanjutan, yang sebelumnya mereka menonton bersama dengan para siswa, bagaimana derita Rohingya.

“Ya sebelumnya kita menonton bersama, dan secara tidak langsung siswa sangat merasakan derita saudara kita di Myanmar,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu siswa kelas 6 Sekolah Tahfizh Plus (STP) Berbasis Aqidah Islam Khoiru Ummah Palembang, Delisa menuturkan, dirinya sangat sedih melihat derita Rohingya, dan saat menonton bersama, ia mengaku menangis dan tak bisa berbicara banyak.

“Sedih sekali mbak, lihat adik-adik kecil yang tidak bersalah dibunuh. Dengan adanya aksi ini saya berharap adanya bantuan untuk Rohingya,”tuturnya

print