Puluhan Sapi Berkeringat Darah

0
56

A Yudiansyah

beriatasebelas.com,Lahat – Berawal dari laporan peternak, tim dokter bagian perternakan dan kesehatan hewan dari Dinas Pertanian Lahat, melakukan pemeriksaan ternak Sapi Bali milik  warga. Hasilnya, tim dokter menemukan 10 ekor Sapi Bali yang positif terjangkit virus jambrana. Virus berbahaya yang menyebabkan sapi berkeringat darah itu menjangkiti sapi milik peternak di Kelurahan Sari Bunga Mas, Kecamatan Kota Lahat.

[Salah seorang tim dokter hewan dari Dinas Pertanian, sedang memeriksa sapi Bali milik salah seorang peternak – Foto A Yudiansyah beritasebelas]
“Awalnya kita mendapat laporan dari salah seorang peternak sapi, di daerah Sari Bunga Mas, setelah itu tim dokter hewan kami turunkan, hasilnya sangat mengejutkan,” kata Kabid Perternakan dan Keswan, Ir Nursiwan, di ruang kerjanya, Jumat 24 November 2017.

Nursiwan meminta masyarakat jangan mengkonsumsi isi perut sapi, berupa jeroan, dan usus sapi yang terjangkit penyakit ini. Justru, isi perut sapi ini harus dikubur, ungkapnya. Sebab, virus tersebut dikhawatirkan dapat menular ke manusia, maka daging harus dimasak dengan benar dan matang.

Virus jembrana ditandai dengan demam tinggi, nafsu makan menurun, diare bercampur darah, air liur berlebihan dan ada pembengkakan pada kaki. Bagi peternak Sapi Bali, diimbau tidak membeli sapi dulu. Sedangkan yang sudah ada akan diisolasi dengan pemberian antibiotik serta vitamin.

“Kandang disemprot desinfectan, untuk membunuh virus jembrana. Paling penting, bagi yang ingin membeli sapi, setidaknya dilampirkan Surat Kesehatan Hewan (SKH),” pungkasnya.

Sedangkan salah seorang peternak Sapi Bali, Lani mengatakan, tidak menyangka sapi miliknya mati mendadak, disertai dengan keluar darah dari pori-pori tubuh.

“Karena tidak tahu, kami meminta bantuan orang peternakan. Ternyata kena virus berbahaya itu,” ujarnya.

print