Puluhan Warga Desa Padang, Geruduk Mapolres Lahat

0
526
[Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK saat mendatangi lokasi perambahan kawasan konservasioleh warga Desa Padang Kecamatan Merapi Selatan – foto A Yudiansyah beritasebelas]

A Yudiansyah

beritasebelas.com,Lahat – Puluhan warga Desa Padang, Kecamatan Merapi Selatan Kabupaten Lahat menggeruduk Kantor Mapolres Lahat. Kejadian ini bermula dari penebasan lahan konservasi milik BKSDA, pusat latihan gajah isau-isau, yang dilakukan warga Desa Padang. Akibat kejadian ini, lima orang terduga menjadi provokator penebasan lahan diamankan oleh anggota Polres Lahat yang meninjau langsung lokasi sengketa lahan tersebut.

Kedatangan mereka ke Mapolres Lahat dikomandoi langsung oleh Kepala Desa Padang Baru, guna meminta keenam warga desa mereka yang diamankan, segera dibebaskan.

Salah seorang warga Desa Padang namanya enggan disebutkan, menuturkan ini sebagai bentuk solidaritas kami terhadap warga kami yang diamankan oleh anggota Polres Lahat.

“Tadi sewaktu akan dibawa, pihak Kepolisian mengatakan kepada kami bahwa keenam rekan kami tersebut hanya akan dimintai keterangan. Nah jika sudah selesai, kami menuntut agar teman kami tersebut segera dilepaskan,” ujarnya, Kamis 23 Mei 2019.

Warga yang datang akhirnya bubar dengan sendirinya setelah Wakapolres dan Kasatreskrim meminta mereka pulang ke rumah dahulu. Dijelaskan pula bahwa proses pemintaan keterangan oleh Polres Lahat masih berlangsung.

Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap, SIK saat dimintai keterangan menjelaskan bahwa warga tersebut sudah melakukan perusakan lahan sudah hampir kurang lebih 2 Ha. Bahkan, warga tersebut sudah menebangi pohon dan melakukan perambahan hutan dengan menggunakan chinsow.

“Warga merambah pohon-pohon milik BKSDA yang juga berada di pusat pelatihan gajah dan merusak hingga sampai 2 ha. Sebelumnya sudah dihimbau kalau merasa lahan punya mereka lakukan dengan benar melalui prosedur yang ada,” tutur Ferry.

print