Rusman : Disparbud OKU Tidak Peka Dengan Peluang

0
45

Bagus

[Anggota Komisi III DPRD OKU Rusman Junaidi saat dikonfirmasi wartawan – foto: bagus/beritasebelas.com]

beritasebelas.com, Baturaja – Anggota Komsi III  DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Rusman Junaidi mengatakan jika Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) tidak peka dengan peluang yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi. Betapa tidak, disaat Pemerintah Provinsi mempercayakan Kabupaten OKU untuk memaparkan keindahan dan situs manusia tertua di Asia.

Menurut Rusman seharusnya pihak Dinas Pariwisata setelah melakukan pemaparan di Jerman beberapa waktu lalu langsung kejar target untuk menjadikan situs Goa Putri dan Goa Harimau menjadi Cagar Budaya Nasional.

“Buat apa sudah menghabiskan anggaran jauh-jauh ke Jerman kalau tidak ditindaklanjuti lagi. Padahal informasi yang kita terima Kepala Dinas Pariwisata Pemprov sudah siap jika OKU mengajukan hal tersebut,”kata Rusman.

Tambah Rusman, jika saja situs Goa Putri dan Goa Harimau sudah menjadi Cagar Budaya Nasional seluruh tanggung jawab pendanaan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

“Contoh, situs manusia purba di Desa Sangiran bagaimana pemerintah daerahnya sudah membuat objek pariwisata manusia Asia pertama kali ditemukan yang mesiumnya didirikan tahun 1984, itu sudah jadi Cagar Budaya Nasional, lihat saja kesana bagaimana kemewahan yang disulap oleh pemerintah pusat kenapa kita tidak bisa?” tambah Rusman.

Lebih lanjut Rusman mengatakan jika Prof Truman sudah mengatakan jika kerangka yang ditemukan di Goa Harimau lebih tua dari kerangka yang ditemukan di Seragen.

“Jadi tunggu apa lagi?”pungkasnya.

print