Salah satu Peserta Calon Bawaslu Adukan Timsel, ke Ombusdman Sumsel

0
21

[Doly Reza Pahlevi]

Yudiansyah

beritasebelas.com,Palembang – Seleksi  penerimaan calon anggota Komisioner Bawaslu kabupaten/kota se Sumatera Selatan menuai masalah. Diduga Timsel melakukan penyimpangan ketika prosedur Seleksi Administrasi.

Hal demikian dikatakan Doly Reza Pahlevi, calon peserta melaporkankan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palembang ke OMBUDSMAN RI Perwakilan Sumatera Selatan Kamis, 12 Juli 2018.

“Bukan hanya diri saya mengeluhkan permasalahan begitu juga kawan yang ada di kab/kota lainya,”ungkapnya.

Menurutnya, pengumuman hasil Administrasi hasil penelitian berkas Ada kebanggaan. Begitu juga pengumuman hasil seleksi yang tanpa diketahui peserta termasuk dirinya, melainkan pada saat sosialisasi yang dihadiri hanya 5 orang peserta saja dan itu diadakan di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) jalan Suka Bangun,”ucap Dolly Reza Pahlevi seusai melapor ke Ombusman RI Perwakilan Sumsel kepada awak media

Ia juga mengatakan, bahwa semua persyaratan administrasi yang diminta oleh pihak panitia penyelenggara seleksi pun sudah terpenuhi dan dari 140 peserta yang lulus hanya 23 saja dan sistem seperti apakah yang dipakai oleh pihak panitia hingga mengatakan gagal kepada 113 lainnya yang padahal tanpa diadakannya tes seleksi dan telah memenuhi syarat administrasi

“Banyak lagi kejanggalan dari pihak BAWASLU Kota Palembang, seperti sempitnya waktu mulai dari sosialisasi hingga pendaftaran yang dalam tanggal 28 Juni hingga 4 Juli saja, sementara kan dari salah satu syarat administrasi kan ada surat keterangan tidak pernah dipidana dari pengadilan sementara ini saja butuh waktu 3 hari dan belum lagi syarat yang lainnya,”tuturnya.

Menurut Dolly inilah alasan ia melaporkan pihak Bawaslu Kota Palembang kepada pihak yang berwenang yakni Ombudsman RI perwakilan Sumsel karena baginya ini menyangkut sebuah keadilan yang harus ditegakkan dan tetap transparansi dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat yang terlebih bagi peserta yang tidak lulus padahal persyaratan administrasinya telah lengkap.

“Saya mengharapkan transparasi dalan seleksi yang dilakukan Bawaslu,”harapnya

 

Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sumsel Muhammad Adrian Agustiansyah turut angkat bicara perihal masalah ini bahwa hal ini akan segera ditanggapinya.

“Kami akan adakan tindakan penyelidikan dan dengan cepat menanggapi laporan ini dan akan sesegera mungkin memanggil pihak Bawaslu Kota Palembang.

Jika benar seperti yang dijelaskan oleh terlapor maka masalah ini akan kita bawa kejalur semestinya,”singkatnya.

print