Sambut Momen Tahun Baru Islam dengan Kegiatan Sosial

0
67

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Tepat hari ini merupakan 1 Muharam 1439 H. Momentum tahun baru Islam yang diperingati umat muslim dunia untuk meningkatkan kualitas diri, bermasyarakat, beragama dan bernegara.

Melalui momen inilah, sebanyak 30 anak-anak dari Perumahan Kenten Sejahtera 1 mengikuti sunat massal. Kegiatan tersebut, dalam rangka memperingati satu Muharram 1439 Hijriah atau lebih dikenal peringatan Tahun Baru Islam. Dimana perayaan tersebut, pihak Masjid Darussa’adah mengadakan sunat massal bersama pihak Puskesmas Kenten Laut dan juga  Rumah Sakit Ar Rasyid di Jalan HM Saleh KM 7 Palembang.

[Masyarakat Kenten Sejahtera 1 Palembang saat menggelar sunatan massal di momen tahun baru Islam – Foto Arto beritasebelas]
Ketua Masjid Darussa’adah Hendra Gunawan mengatakan sebagai umat muslim, tentu Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram Hijriyah adalah memperingati hijrahnya Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dari Mekkah ke Madinah pada 622 Masehi.

“Tahun Baru Islam 1 Muharram Hijriyah merupakan hari penting dan bersejarah bagi umat Islam. Awal Tahun Baru Islam menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam, yaitu memperingati peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi,” ujarnya, Kamis 21 September 2017.

Pihaknya selaku mewakili jamaah Masjid Darussa’adah Perumahan Kenten Sejahtera 1 melakukan sebuah perayaan, diantaranya menggelar sunat massal bagi anak-anak sekolah yang belum di sunat.

“Alhamdulilah para orang tua senang dan merasa terbantu dengan perayaan tersebut, tidak hanya itu anak-anak yang berani disunat, kami berikan sebuah kain, peci dan uang saku buat mereka,” jelasnya.

Mengapa pihaknya memilih sunat masal dianak-anak, pertama pihaknya ingin memberikan sebuah nilai Islam bahwa laki-laki wajib disunat, lalu mengajarkan mereka apa itu perayaan 1 Muharram.

“Dalam aksi sunat massal, kami pun dibantu beberapa anggota dari Puskesmas Kenten dan tim dokter Rumah Sakit Ar Rasyid,” bebernya.

Harapan pihak masjid, dengan merayakan atau memperingati tahun baru Islam 1 Muharram hakikatnya adalah mengenang kembali peristiwa hijrah sekaligus mendalami makna hijrah dan pengamalannya masa kini.

“Ditahun depan nanti, kita maunya perayaan seperti sunat massal diadakan setiap tahunnya. Dan juga lebih banyak lagi pesertanya,” jelasnya.

Salah satu anak yang disunat, Ari didampingi orang tua Erwin mengatakan dirinya sempat takut karena teman-teman bilang sakit, tapi dokter bilang disunat itu sakitnya kayak di gigit semut.

“Setelah disunat, pihak masjid memberikan saya hadiah berupa uang saku  dan peci,” pungkasnya.

print