Sanitasi Jelek Penyebab Maraknya Kasus Gizi Buruk di Perairan

0
47

Haqulana

beritasebelas.com,Banyuasin – Angka penderita kasus gizi buruk Banyuasin menurun di tahun 2017, namun turunnya penderita gizi buruk itu, masih menyisakan warga yang mengalamai gizi buruk di Wilayah perairan.

[Ilustrasi penderita gizi buruk]
Dikatakan Reni Sahara Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, sejauh ini penanganan pihak Dinas Kesehatan sudah semaksimal mungkin dari mulai pelacakan kasus, baik dari dinas maupun Puskesmas yang ada di Wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Kalau memang ada kasusnya langsung ditangani oleh pihak kita, jadi untuk tahun 2016 ada 21 kasus dan tahun 2017 ini menurun 12 kasus yang kesemuanya di wilayah perairan Banyuasin,” katanya.

Dijelaskannya, penyebab adanya kasus itu, karena sanitasinya kurang baik,  lingkungan yang kotor, baik itu sampah atau yang lainnya jika terkait dengan stanting.

“Jadi dari ibu hamil hingga 2 tahun itu memang rawan perlunya di kasih gizi yang banyak, jadi kita juga butuh dukungan bersama dalam penanganan gizi buruk,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga melibatkan semua elemen masyarakat untuk menjaga kebutuhan gizi keluarga.

“Semua kita libatkan, mulai dari pemerintah desa setempat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan organisasi kemasyaratan agar mensosialisasikan dan membiasakan pola hidup sehat, bergizi dan seimbang,” katanya.

print