Satu bed diisi Dua Pasien??…. RSUD Baturaja Disentil Anggota DPRD dimedsos

0
46

Bagus

beritasebelas.com,Baturaja – Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Mulawarman kecewa dan prihatin dengan pelayanan Rumah Sakit Dr Ibnu Sutowo Baturaja. Pasalnya saat legislator Partai Nasdem ini ketika membesuk keluarganya disal anak mendapati satu ranjang diisi oleh 4 orang yakni 2 orang pasien anak dan 2 orang tuanya.

[Foto : screen postingan Mulawarman 24 September 2017 – Foto Bagus beritasebelas]
Kekecewaan Mulawarman tertuang dalam kicauannya di akun Facebook miliknya mengatakan “MEMPRIHATINKAN….Jadi perhatian serius….1 ranjang ada 2 pasien…..NASIP MASYARAKAT JELATA…yang sudah ditampung di RSUD SUTOWO BTA….BERBAGAI ALASAN YANG MUNCUL….LALU APA YANG TERJADI BILA TIDAK DIBENAHI”

Status yang diposting tertanggal 24 September 2017 lengkap beserta fotonya tersebut mendapat berbagai macam tanggapan dari nitizen terkhusus kaum ibu-ibu seperti akun Maryani Ani yang mengomentari postingan Mulawarman mengatakan.

“Kalu tambah banyak penyakitnye…lju nular kiri kanan…petaka…uyyyy (bakal tambah banyak penyakitnya…nanti menular kiri-kanan….petaka )

Komentar Maryani Ani kemudian ditanggapi oleh Mulawarman yang mengatakan jika meminta penjelasan dengan pihak rumah sakit, maka akan ada perdebatan antara pihak rumah sakit dan yang meminta penjelasan dan Mulawarman juga memastikan jika pihak rumah sakit akan membenarkan kinerjanya sendiri sambil diujung komentar menuliskan sudah kiamat

“@Maryani kalau kita minta penjelasan dengan pihak rumah sakit yg bersangkutan tentang ini N perbedaan pendapat…pasti bener galo menurut pihak rumah sakit…LAH KIAMAT” (kalau kita meminta penjelasan pihak rumah sakit yang bersangkutan tentang ini dan perbedaan pendapat…pasti benar semua menurut pihak rumah sakit…SUDAH KIAMAT)

Mulawarman saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan jika dirinya prihatin melihat kondisi pasien yang satu ranjang dua orang. Kata dia pihak pemerintah harus lebih serius, jika memang kekurangan bangunan harusnya ada penambahan, karena sudah memprihatinkan.

“Saya saat itu membesuk keluarga saya yang ngadu jika ruangan anak penuh dan sumpek, namun saat saya tanya masalah obat keluarga saya mengatakan obat masih lancar, saat saya memang benar, dalam ruangan semestinya ada dua pasien karena ada dua ranjang, nah ini diisi dengan orang 6,” kata dia.

Sedangkan, Direktur rumah sakit saat dihubungi nomor telepon genggamnya di nomor 081271447*** tidak bisa dihubungi, namun di dalam postingan Mulawarman Dirut RSUD dalam akunnya mengatakan jika keadaan rumah sakit saat itu sedang penuh khususnya ruang rawat inap anak, namun karena pihak rumah sakit tidak boleh menolak pasien sedangkan pasien terus menerus berdatangan dengan terpaksa pihaknya harus mengambil kebijakan tersebut

“Bapak anggota dprd yang terhormat…perlu bapak ketahui rsud tidak bisa menolak pasien….harus nya bapak bangga dalam keadaan yg sdh full kami masih mau menampung pasien meskipun kondisi nya harus demikian…klo bukan kami yg menampung pasien tidak mampu apakah bapak punya solusi nya…kita tidak bicara masalah anggaran…ada baik nya bapak lebih bijak dalam menilai dan saya selaku direktur rs mengundang bapak untuk melihat kembali sistem kami….apakah bapak paham kami tidak boleh menolak pasien….jadi selama pasien tersebut mau menerima kondisi rs yg penuh maka kami akan tetap melayani semampu kami…tapi jika bapak tidak berkenan…apakah kami boleh menolak pasien sehingga tidak perlu berbagi tempat tidur…terima kasih”

print