Sekda Ajak Elemen Masyarakat Antisipasi Ancaman Non-Militer

0
9
[Sekda H Harobin Mustofa foto bersama]

Eza

beritasebelas.com,Palembang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mustofa mengajak elemen masyarakat untuk mengantisipasi ancaman non-militer yang dapat mengganggu stabilitas serta konsistensi negara.

Demikian diutarakannya saat membuka Seminar Sinergitas Penanganan Ancaman Non Militer di Sumatera Selatan, Rabu 10 Oktober 2018 di Gedung Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI). Seminar menghadirkan narasumber Guru Besar Sosiologi FISIP Universitas Sriwijaya Prof Dr Alfitri. Menurutnya dalam konteks menjaga konsistensi suatu negara dan bangsa, maka aspek pertahanan adalah suatu yang fundamental.

Harobin mengatakan, Kota Palembang juga menghadapi berbagai ancaman non militer yang dapat mengancam kedaulatan negara.

“Ancaman non militer yang faktual di Palembang dapat kita lihat dan kita rasakan adalah ancaman terorisme, radikalisme, peredaran Narkoba, kebakaran lahan dan hutan, serta peredaran berita Hoaks,” imbuhnya.

Melalui seminar ini Sekda berharap, seluruh pihak dapat memahami ancaman non militer yang dapat dihadapi bersama. Dengan sinergitas seluruh stakeholder dirinya yakin seluruh ancaman dapat diatasi.

“Seperti kita ketahui Kota Palembang adalah daerah zero konflik, tidak ada gesekan antara suku, agama, dan ras. Oleh karena itu bila kita konsisten maka zero konflik tersebut dapat kita pertahankan,” ujarnya.

Menjelang kontestasi politik 2019, Harobin mengingatkan kepada seluruh pihak untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial dan masyarakat. Maraknya berita Hoaks yang beredar harus diantisipasi bersama seluruh stakeholder.

Sedangkan Perwakilan Kementerian Pertahanan Provinsi Sumatera Selatan Kolonel (Inf) Jefri Buang mengatakan, pertahanan negara disusun atas prinsip demokrasi, HAM, hukum Internasional, prinsip hidup berdampingan, serta dasar prinsip Indonesia sebagai negara maritim. Perkembangan globalisasi menghadirkan dinamika yang semakin kompleks.

“Keterlibatan pemerintah daerah dalam pertahanan di tingkat lokal adalah untuk mengantisipasi ancaman non militer yang bila tidak ditangani dapat berdampak nasional,” ujarnya.

print