Sekolah Palembang Bakal Terapkan Konsep ‘Vidio Conference’

0
27
    [Suasana Vidio Conference proses belajar mengajar antara SMPN 36 dan SMPN 9 Palembang yang langsung disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto – Foto Arto/beritasebelas.com]

Arto

beritasebelas.com, Palembang – Dinas Pendidikan Kota Palembang bakal memberlakukan Konsep Belajar Vidio Converence (Vikon) di beberapa SMP di Kota Palembang secara bertahap. Pola ini dilakukan agar mampu mengatasi kekurangan guru karena satu guru bisa mengajar dua kelas Dar dua sekolah secara live melalui konsep ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan bahwa program inovasi pendidikan ini diharapkan mampu mengatasi kejenuhan belajar siswa, karena menggunakan konsep Vikon dengan audio visiual.

Demikian dikatakan Ahmad Zulinto usai menyaksikan Ujicoba Vidio Conferene di salah satu kelas di SMP Negeri 36 Palembang dengan SMP Negeri 9 Palembang, Jumat 9 Agustus 2019.

“Ini adalah salah satu upaya kita dalam menciptakan inovasi pendidikan dengan konsep belajar vidio conference. Dan ini kita sudah membangun kerjasama dengan MDP untuk memfasilitasi dari aplikasi serta teknis IT nya,”ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto usai menyaksikan ujicoba Vikon di SMP Negeri 36 Palembang.

Ia menambahkan bahwa banyak faktor yang membuat konsep belajar vikon ini diterapkan. Selain memang perkembangan dunia Information Teknologi (IT) yang berubah begitu cepat, pola ini juga dinilai memberikan dampak perubahan konsep belajar bagi siswa. Lebih menyenangkan dan bisa langsung belajar dengan siswa di sekolah lain secara live.

“Tadi saya sudah menyaksikan sendiri, anak-anak belajar IPS mengenai negara Jepang. Dan mereka senang dan atusias. Gurunya dari SMPN 9 yang mengajar dan saling tanya jawab,”urainya.

Zulinto berkomitmen bahwa Program Pembelajaran Vikon ini akan segera dilounching secepatnya agar bisa memaksimalkan sekolah-sekolah pinggiran yang kurang guru.

“Dan nanti Pak Walikota sendiri yang akan melounching. Saya harap pihak MDP tidak mahal-mahal peralatan Vikon ini karena nanti akan kita anggarakan 2020,”harapnya.

Sementara itu Kepala SMPN 9 Palembang Hastia SPd MM mengatakan bahwa pihaknya mengaku bangga sekolahnya bisa ditunjuk menjadi salah satu program pembelajaran Vikon dengan sekolah lain.

“Kami berharap konsep ini nanti bisa lancar baik itu peralatan IT dan sebagainya. Termasuk guru kita juga sudah kita siapkan untuk konsep pembelajaran Vikon ini,”jelasnya.

print