Selama AG Bus Kota Dilarang Beroperasi

0
70
[Bus kota di Palembang]

Tri

beritasebelas.com,Palembang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang, setujui larangan operasional bus kota selama perhelatan Asian Games 2018 yang dikeluarkan Pemerintah Kota Palembang.

Larangan itu tertuang dalam surat nomor 276.2/001253/Dishub/2018, sifat penting, perihal larangan operasional bus kota selama pelaksanaan Asian Games, ditujukan pada pengusaha, pemilik dan sopir bus kota, yang ditandatangani langsung oleh, Sekda Palembang Harobin Mustofa, 8 Agustus 2018.

Dalam petikan surat itu berbunyi, menindaklanjuti arahan Gubernur Sumatera Selatan dan hasil kunjungan tim OCA Asian Games, Kota Palembang sebagai tuan rumah Asian Games, wajib memberikan pelayanan transportasi yang berstandar Internasional.

Atas hal tersebut, pengusaha, pemilik dan pengemudi bus kota, tidak mengoperasikan bus kota selama Asian Games yaitu mulai 10 Agustus 2018 sampai dengan 5 September 2018.

“Untuk memberikan kenyamanan. Tentu kami setuju larangan operasional bus kota selama Asian Games,” Kata Anggota Komisi II, Alex Andonis, Jumat 10 Agustus 2018.

Ia menyarankan, bus kota tetap boleh beroperasi. Tapi, tidak masuk ke kota atau Seberang Ilir. Misalnya bus kota jurusan Kertapati, hanya boleh sampai ke 7 Ulu. Begitu juga dengan bus kota jurusan Alang-alang Lebar, hanya boleh dikawasan tertentu saja.

“Tentu kita juga memikirkan penghasilan mereka para sopir. Mengapa bus kota di stop dan tidak lagi diperpanjang izin trayeknya, karena bus kota yang ada di Palembang sudah tidak layak lagi operasi,” katanya.

Selain itu, sambung politisi senior PDI Perjuangan Kota Palembang ini, ia menyarankan, pengusaha bus kota untuk berkoordinasi dengan PT SP2J untuk bekerjasama.

“Kalau memang mau melanjutkan usahanya. Bisa bergabung atau kerjasama dengan PT SP2J sebagai mitra. Karena dibentuknya PT SP2J adalah untuk memberikan pelayanan transportasi yang nyaman bagi masyarakat. Tentu, mereka (pengusaha bus kota) kendaraanya harus memenuhi standar,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan, Ketua Komisi II, Ferry Anugrah, ia mengatakan, pihaknya setuju kebijakan Pemerintah Kota Palembang tersebut.

“Untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna angkutan umum dan tamu Asian Games. Kami setuju dengan larangan operasional bus kota tersebut,” pungkasnya.

print