Seluruh Randis Anggota DPRD OKU Akan Ditarik Ada Apa …

0
49

Bagus

beritasebelas.com,Baturaja – Sesuai hasil Rapat Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Ogan Komering Ulu, tanggal 10 Agustus 2017 tentang Pengembalian Kendaraan Dinas Operasional Sekretariat DPRD OKU, pihak Sekretariat DPRD setempat akan menarik kendaraan dinas yang dipinjam pakaikan ke Anggota DPRD OKU.

“Berdasarkan inilah kita meminta kepada atau bagi yang meminjam pakai kendaraan dinas tersebut untuk dikembalikan,” kata Kepala Bagian Umum, Sekretariat DPRD OKU, Fahmi Alian saat dibincangi di ruang kerjanya, Senin 21 Agustus 2017.

[Kepala Bagian Umum, Sekretariat DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu, Fahmi Alian – Foto Bagus beritasebelas]
Penarikan Randis yang dipinjam pakaikan itu, kata Fahmi dalam rangka, melaksanakan hak keuangan administratif Pimpinan dan Anggota DPRD OKU. Sebab berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 18 Tahun 2017, pasal 16 berbunyi, rumah negara dan perlengkapanya serta kendaraan dinas jabatan sebagai mana dimaksud dalam, pasal 13 serta tunjangan perumahan  dan tunjangan transportasi sebagaimana di maksud dalam pasal 15 tidak dapat diberikan kepada Pimpinam dan Anggota DPRD secara bersamaan.

“Jadi rencananya mobil dinas yang dipinjam pakaikan akan ditarik. Sebab sesuai aturan yang berlaku selain tiga unsur pimpinan dewan, anggota dewan tidak berhak atas kendaraan dinas,” jelas Fahmi.

Meski penarikan Randis ini terjadi, kata Fahmi wacananya ke depan sesuai aturan yang berlaku, anggota dewan akan mendapatkan tunjangan transportasi. Untuk jumlah besaranya belum tahu, tergantung kemampuan daerah. Namun, jika melihat dari standar biaya sewa kendaraan Kabupaten OKU, sekitar belasan juta rupiah.

“Besaran tunjangan transportasi itu kita belum tahu. Sampai saat ini belum bisa kita pastikan,” ujarnya.

Fahmi menjelaskan, sesuai aturan berlaku tiga unsur pimpinan DPRD OKU tetap berhak memakai kendaraan dinas. Sebab ini melekat dengan hak protokoler pimpinan dewan, akan tetapi tiga unsur pimpinan dewan ini tidak akan mendapatkam tunjangan transportasi. Berbeda halnya dengan anggota dewan. Mereka tidak berhak memakai mobil dinas, tetapi berhak mendapatkan tunjangan transportasi.

Disinggung mengenai jumlah Randis yang ada, kata Fahmi ada sekitar 27 unit. Sebagian sudah mengembalikan. Ada juga yang belum mengembalikan. Sampai saat ini masih ada sekitar 19 unit lagi yang  belum dikembalikan.

“Tidak ada masa waktu akhir pengembalian kendaraan dinas ini. Namun yang pasti sesuai aturan yang ada ya harus dikembalikan Randis yang dipinjam pakai itu,” jelasnya.

print