Sempat Buat Surat Wasiat, Radiman Nekat Lompat Dari Jembatan

0
7

A Yudiansyah

[Radiman saat dievakuasi petugas – foto Yudiansyah beritasebelas]
beritasebelas.com,Lahat – Jembatan Benteng, salah satu icon Kabupaten Lahat menjadi saksi bisu aksi nekat yang dilakukan oleh seorang pria paruh baya berusia 63 tahun. Pria yang diketahui bernama Radiman warga Gang Melati, Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kota Lahat ini, mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas Jembatan setinggi 30 meter tersebut.

Kendati sudah menyiapkan sebuah surat wasiat didalam saku celananya, sayangnya niat Radiman untuk segera mengakhiri hidupnya harus pupus lantaran ajal belum menjemputnya meskipun sudah terjun bebas dari ketinggian 30 meter.

“Awalnya dia hanya berdiri sambil melihat-lihat disana, tiba-tiba melompat,” ujar Fitra, saksi mata yang saat itu sedang berada di halaman Tepian Sungai Lematang, Minggu 13 Mei 2018.

Penyelamatan lelaki paruh baya yang diduga depresi akibat adanya perselisihan antar keluarga itu berlangsung dramatis. Anggota Satreskrim, Satlantas Polres Lahat, ditambah Dinas Damkar dan BPBD Lahat, akhirnya bisa mengevakuasi tubuh Radiman dari tepian Sungai Lematang.

“Murni percobaan bunuh diri, diduga korban ini depresi karena ada masalah keluarga,” terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, melalui Paur Humas, Ipda Sabar T.

Berikut isi surat yang ditulis tangan oleh Radiman, sebelum melancarkan aksinya.

“Mamak dan Lala. Selamat tinggal, inilah keinginan Ratno dan Tole. Pintaklah tolong dengan saudarimu, karna Ratno dan Tole, niat membunuh kita bertiga. Uruslah Mak, anak kita. Kepada tetangga segera kuburlah mayatku, karna tidak ada saudara. Biarku tetap mendampingi Mamak dan Lala, walau tak nampak lagi. Kepada yang menyelamatkanku, terima kasih. Alamatku depan Panti Putra, Gang Melati.”

“Ada masalah keluarga, kami tidak tahu kalau jadinya akan sampai begini. Tadi cuma pamit keluar rumah,” ujar Sundari, Istri Radiman, saat di ruang IGD RSUD Lahat.

 

print