Siap Tatap PON 2020, KONI Kumpulkan Para Pelatih

0
16
[Rapat Kordinasi Pengurus KONI Sumatera Selatan bersama para pelatih – foto Arto beritasebelas]

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Jelang pelaksanaan PON 2020 di Papua, tampaknya Pengurus KONI Sumatera Selatan terus melakukan persiapan matang demi mendulang prestasi di multievent dua tahunan tersebut.

Saat ini, KONI Sumatera Selatan sendiri meminta pelatih dan Pengprov membuat program persiapan atlet yang bakal turun di PON di Papua 2020. Hal itu terungkap dalam rapat pengurus KONI Sumatera Selatan dengan pelatih dan Pengprov di Kantor KONI Sumatera Selatan, Jumat 13 Juli 2018.

Dalam rapat itu, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Sumatera Selatan Syamsurramel meminta pelatih atau Pengprov segera membuat proposal pengajuan kepada KONI Sumatera Selatan seperti mengajukan peralatan atau fasilitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas atlet yang masuk dalam program PON 2020.

“Jadi proposal itu lebih spesifik. Pengajuan alat yang dibutuhkan, workshop, rencana try out (TO). Rencana TO ini bisa dilakukan dua kali, bisa di dalam atau luar negeri,” ucapnya.

KONI Sumatera Selatan juga meminta program lebih rinci dari pelatih, seperti training camp yang mungkin bakal diikuti atlet. KONI pun siap menampung dan mengusahan jika ada permintaan pelatih dari asing.

“Kalau ada permintaan mendatangkan pelatih dari luar negeri juga harus masuk dalam proposal. Kami pun meminta analisi secara detail peluang dan persaingan mendapatkan medali emas di PON Papua nanti,” ucapnya.

Tak hanya perkembangan dari atlet andalan  Sumatera Selatan saja, tapi juga siapa pesaingnya di PON Papua nanti. KONI juga meminta identitas pesaing sampai dari atlet Sumatera Selatan itu, termasuk latihan yang mereka lakukan.

“Kalau mereka TC ke luar negeri, maka kita akan lakukan hal yang sama. Jangan mereka lakukan persiapan lebih lama dari kita,” ujarnya.

Pelatih Kepala Tim Wushu Sumatera Selatan Ahmad Yani menyebut, untuk pengajuan pelatih asing cukup sulit, karena terkenda lapangan.

“Tapi, kalau latihan keluar negeri kami sangat setuju. Pada PON Jabar lalu, peraih medali emas latihan di China, nah nyaingi kita bisa melakukan training camp di Rusia atau Iran yang punya kualitas sama dari Cabor Wushu,” ucapnya.

Beda lagi dari Cabor Catur, Mursili mempertanyakan informasi ter update dari PON Papua 2020. Pihaknya mendengar jika PON Papua itu bakal mengalami pemangkasan 30 persen, mulai dari Cabor dan nomor pertandingan.

“Apa KONI pusat sudah sampaikan ke KONI Sumsel?,” tanya Mursili.

KONI menjelaskan, untuk keputusan final Cabor yang bakal dipertandingkan dan termasuk nomornya, juga akan ditetapkan 1 September nanti.

print