Sistem 5 Hari Kerja Tak Efektif, Bupati Lahat Diminta Kembalikan Hari Kerja PNS Seperti Semula

0
321
[Terlihat ruangan kosong di Dinas Sosial Kabupaten Lahat pada jam kerja – foto: Ahmad Yudiansyah beritasebelas]

Ahmad Yudiansyah

beritasebelas.com, Lahat – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lahat kini terus menjadi sorotan. Pasalnya, para pelayan masyarakat di lembaga pemerintah ini, acapkali meninggalkan ruang kerja sebelum waktu yang ditetapkan. Padahal, surat edaran Bupati nomor 800/298/BKD/2010 perihal pelaksanaan lima hari kerja bagi ASN di Lahat, hanya diperbolehkan pulang kerja setelah pukul 16.00 Wib.

Banyaknya ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat pulang sebelum pukul 12.00 Wib menjadi dilema tersendiri bagi masyarakat. Pelayanan publik menjadi terhambat bahkan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Selain jam pulang tak sesuai aturan, setiap hari terlihat juga para pegawai memperpanjang waktu istirahat dengan duduk dan nongkrong di warung-warung menjelang apel sore, lebih parahnya di Kantor Dinas Sosial pada Senin 17 September 2018 sekira pukul 15.00 Wib  pantauan media kondisi kantor sudah kosong.

Melihat kondisi yang terjadi di Kantor Dinas Sosial ini, Ketua LSM Plantari Sanderson Syafe’i, ST, SH angkat bicara. Sanderson meminta agar Bupati Lahat harus melakukan evaluasi terkait ketetapan lima hari kerja tersebut. Jangan sampai ketetapan tersebut akan menyulitkan masyarakat yang akan menyelesaikan urusan administrasi.

“Lima hari kerja yang dimulai pukul 07.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib masih kurang efektif. Para pegawai sudah dibekali uang transport  yang akan diambil di akhir bulan untuk program lima hari kerja ini. Selayaknya mereka tetap berada diruangan hingga waktu yang ditetapkan,” ujarnya, Selasa 18 September 2018.

Pada pola lima hari kerja, lanjut Sanderson, pelayanan pemerintah harus berlangsung hingga pukul 15.30 Wib. Namun, jam ini dianggap tidak efektif, karena masyarakat umumnya tidak sampai membutuhkan waktu hingga sore hari ketika mengurus pelayanan publik.

Menurut Sanderson, dengan sistem enam hari kerja, antara Senin hingga Kamis, pegawai pemerintah bisa pulang pada pukul 14.00 Wib, pada Jumat pulang pukul 11.00 Wib dan pada Sabtu bisa pulang pukul 12.30 Wib.

“Jadi kami simpulkan lima hari kerja itu tidak efektif. Perangkat desa menghendaki enam hari kerja. Kalau kabupaten masih lima hari itu kan kurang pas. Itu juga menjadi bahan pertimbangan. Khususnya bagi pegawai akan lebih fresh, besok pagi kerja juga fresh. Saya kira pegawai nggak ada masalah, ini demi peningkatan pelayanan,” tegasnya.

Di lain pihak, saat dimintai konfirmasi via WhatsApp, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lahat, Harinus menyatakan, jika beliau pulang cepat, karena kondisi fisiknya kurang fit, ketika ditanya terkait kondisi kantor kosong, beliau hanya menjawab terima kasih atas informasinya. Sementara Plt Sekda Lahat Rudi Thamrin, SH juga menyatakan terima kasih atas infonya via WhatsApp.

print