Tak Terima diviralkan di FB Sebagai Pelakor, Febi Lapor Polisi

0
11304
[Febi (baju kuning) didampingi kuasa hukumnya saat melapor ke SPKT Polres Lahat – foto A Yudiansyah beritasebelas]

A Yudiansyah

beritasebelas.com,Lahat – Sebuah akun Facebook (FB) dengan nama Monica, yang mengunggah sebuah video berdurasi 5 menit 16 detik pada tanggal 13 Juni 2019, yang memperlihatkan seorang wanita diketahui bernama Febi Permata Sari (Febi) yang dibully dan disebut-sebut sebagai pelakor akhirnya berbuntut panjang. Febi tak terima dengan hal tersebut, mengadukan permasalah ini ke SPKT Polres Lahat.

Pada unggahan pertamanya, Monica mengunggah sebuah video yang di dalamnya terlihat Febi tengah dikerumuni beberapa orang beserta screen shoot akun FB Febi dengan menulis caption:

Inilah wajah PELAKOR kota lahat..

Wajah cantik berhati iblis

Hati-hati buat anda ini bisa mencemar bagai jamur..

Febby tasya

Dipostingan setelah itu, Monica kembali mengunggah screen shoot akun Febi dengan menuliskan caption:

 Assalamualikum

Buat siapapun yang melihat wanita ini

Tolong dengan sangat hubungi aku

Dio ni la bawak lari ayah aku..

Aku dak tega liat ibuk aku di sakiti oleh pelakor ini…

Dari unggahan awal Monica, sempat viral setelah dibagikan lebih dari 1.000 pengguna Facebook. Merasa telah dipermalukan dengan tuduhan yang tidak mendasar maka Febi didampingi kuasa hukumnya Herman Hamzah, SH melaporkan Monica ke Polres Lahat.

Febi yang tinggal di Kelurahan Pasar Bawah ini melaporkan Monica dalam perkara, ‘Dengan Sengala dan Tanpa Hak Mendistribusikan dan mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya lnformasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki Muatan Penghinaan dan/atau Pencemaran Nama Baik’. Melaporkan dalam tindak pidana pasal 45 dan/atau pasal 310 KUHP UU Republik Indonesia nomor 19 tahun 2016 Tentang Perubahan Undang-Undang nomor 02 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kuasa Hukum Febi, Herman Hamzah, SH mengatakan berharap laporan ini segera ditindak lanjuti pihak Kepolisian.

“Hari ini kami Tim Lawyer mendampingi klien atas nama Mba Febi melaporkan tindak pidana pencemaran nama baik dan atau perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana diatur dalam UU nomor 11 Tahun 2016 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 2 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 45 junto pasal 310 KUHPidana, yang diduga dilakukan oleh Monica,” tutur Herman yang didampingi klien nya Febi, Jumat 14 Juni 2019.

Atas pencemaran tersebut, lanjut Herman, klien kami mengalami kerugian secara harkat dan martabat karena sudah diviralkan di media sosial Facebook dan sekarang sudah hampir 1000 lebih dibagikan.

“Jadi kami menuntut agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan segera. Mengingat klien kami sudah merasa malu secara sanksi sosial dengan tuduhan sebagai pelakor tersebut,” tegasnya.

Herman Hamzah juga menambahkan bahwa kliennya (Febi) menuntut bahwa tidak benar dia membawa lari kabur ayah dari saudari Monica. Buktinya sampai sekarang saudari Febi belum ada terjadi pernikahan dengan ayah Monica.

“Terkait apa yang dituduhkan itu semuanya tidak benar,” pungkasnya.

print