TAPD Disenggol Pansus DPRD Lahat

0
73

kop-dalam-berita

oleh Dayat

beritasebelas.com, Lahat – Juru bicara Panitia Khusus DPRD Kabupaten Lahat, Wanhar Husen meminta agar Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) lebih proaktif dalam menyusun dokumen Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) dengan tepat waktu. Selain itu, TAPD juga diminta untuk memperhatikan jadwal pembahasan telah diatur dalam Peratuan Perundang-undangan (Perpu) yang berlaku.

“Dalam penyusunan program serta kegiatan, masing-masing SKPD juga hendaknya menghindari terjadinya tumpang tindih terhadap kegiatan antar SKPD dan hanya diprogramkan pada satu instansi,” harapnya.

Berdasarkan hasil pembahasan alokasi target Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Induk 2017 Senin, 21 November 2016 lalu, Pendapatan Daerah Kabupaten Lahat sebesar Rp 1.741.608.939.337,89 dengan rincian Belanja Daerah sebesar Rp. 1.793.563.753.839.

Sedang untuk Pembiayaan Netto mencapai angka Rp 51.954.814.501,11. “Tentunya kegiatan-kegiatan yang sangat dibutuhkan masyarakat dapat dianggarkan dalam APBD tahun anggaran 2017,” terangnya.

Sedangkan Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai mengatakan, dengan mengacu pada berbagai langkah kebijakan dan berdasarkan asumsi dasar pertumbuhan ekonomi daerah, maka, ditargetkan pendapatan daerah Lahat sebesar Rp 1.741.608.939.337,89.

“Tentunya antara TAPD dan Banggar (Badan Anggaran) DPRD secara bersama-sama membahas, yang nantinya dituangkan dalam nota kesepakatan dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

print