Terlibat Perampokan, Wanita Belia Diringkus Polisi

0
39

Oleh Arto – foto Arto

beritasebelas.com,Palembang – Sela Liana alias Lalak (15), wanita  ini hanya tertunduk dan menangis saat petugas Unit Reskrim Polsek Seberang Ulu I Palembang menangkapnya.

Keluarganya yang mendapati anak dibawah umur ini diamankan polisi pun menangis sehingga menambah haru. Ia digelandang setelah dilakukan pengembangan perampokan di Jakabaring, tepatnya di Jalan Panca Usaha Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Sebrang Ulu I pada Selasa 10 Januari 2017 lalu, bersama Moniko Saputra alias Acol alias Unyil.

[Tersangka Sela Liana saat diamankan di Mapolsek Seberang Ulu 1 Palembang]
Aksi perampokan yang didalangi oleh Moniko berhasil menggasak korban Muhammad Ridho Rizki (14) warga Perum OPI Tahap II, Jalan OPI V Lorong Kenanga Blok H No 4 Kelurahan 15 Ulu, Palembang.

“Memang saat itu saya dan Acol berboncengan melintasi lokasi. Lalu saya memanggil korban dan dia pun stop. Setelah itu, kami mendekatinya dan meminta uang. Karena uang yang diberikannya sebanyak Rp 10 ribu bagi kami tidak cukup untuk merokok, maka kami meminta tambahan. Dia mengeluarkan handphone, saya sambar saja handphone itu,” tuturnya sesengukan.

Dengan berbagi tugas, Acol menodong korban dengan pisau, Lalak merampas handphone, mereka pergi meninggalkan korban yang berstatus masih pelajar itu.

“Handphonenya sudah saya jual seharga Rp 700 ribu, saya mendapat bagian Rp 50 ribu. Lalu, Ayu dan Wulan juga mendapat bagian yang sama dengan saya, karena mereka diberi oleh Acol,” tutur wanita putus sekolah ini.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan DI Panjaitan Lorong Pahlawan 1 RT 05 RW 02 No 569 Kelurahan Bagus Kuning Kecamatan Plaju, Palembang ini pun diringkus tanpa perlawanan di kediamannya pada Sabtu 4 Februari 2017.

Tanpa perlawanan, tersangka dibawa ke Polsek berikut barang bukti satu unit Handphone Oppo tipe A37 warna Gold.

Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Khalid Zulkarnain didampingi Kanit Reskrim Polsek Seberang Ulu I, Iptu Azwar membenarkan penangkapan tersangka berikut barang bukti satu unit handphone jenis OPPO tipe A37 Gold.

“Kawanan tersangka ini, tinggal satu lagi yaitu berinisial A. Kami sudah mengantongi identitas lengkapnya, kini masih kami buru, doakan saja agar cepat tertangkap,” ujar Azwar, saat disambangi diruang kerjanya.

Lebih jauh, pria berpangkat balok dua ini menjabarkan para tersangka merupakan spesialis pencurian dan kekerasan.

“Modus mereka menyetop korbannya ditengah jalan. Dengan menodongkan pisau, meminta uang dan meminjam handphone. Setelah itu melarikan diri. Kini kami masih terus melengkapi berkas perkaranya,” tegasnya.

print