Tersangka DPO Kasus Pembunuhan di OKI di Tembak

0
12

[Heru Anggara (27) salah satu pelaku pembunuhan terhadap korban Mustafa (54) terpaksa di dor polisi karena berusaha melarikan diri saat akan di tangkap unit I subdit lll Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kamis (4/10) dini hari di seputaran desa Gasing kabupaten Banyuasin saat berada di rumah saudaranya – foto : Dudi/beritasebelas.com]

Dudi

beritasebelas.com, Palembang – Heru Anggara (27) salah satu pelaku pembunuhan terhadap korban Mustafa (54) terpaksa di dor polisi karena berusaha melarikan diri saat akan di tangkap unit I subdit lll Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kamis (4/10) dini hari di seputaran desa Gasing kabupaten Banyuasin saat berada di rumah saudaranya.

Pembunuhan dilakukan pelaku tanggal  (28/7/2017), lalu terhadap  korban Mustofa (45) warga Tulung Selapan kecamatan Jejawi kabupaten OKI bersama kakaknya (DPO) langsung melarikan diri.

Katim I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Aiptu Heri Kusuma mengatakan, tersangka merupakan pelaku pengeroyokan dua tahun lalu di Kecamatan Jejawi, yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Tersangka ini melakukan pengeroyokan bersama UH kakak kandungnya yang kini masih DPO. Korban dikeroyok oleh kakak beradik sehingga meninggal dunia dengan luka didada. motifnya yakni dari dendam antara tersangka dan korban,” katanya.

Sementara pelaku Heru mengaku, saat itu dirinya mendapat kabar dari teman bahwa kakaknya sedang berkelahi dengan korban.

“Lalu saya mendatangi korban bersama lima teman saya untuk mengeroyok korban,” ujarnya.

Waktu itu, dikatakan Heru, dirinya sempat memukul kepala dan punggung korban. Tidak hanya itu, korban juga  ditusuknya dengan pisau di bagian dada dan leher.

“Kakak saya juga ikut membantu saat mengeroyok korban. Setelah kejadian saya langsung melarikan diri ke rumah ayuk saya di Gasing,” katanya.

print