Tolak Penambangan Batubara, Ratusan Petani Ngadu Ke DPRD OKU

0
26
[Ratusan massa mendatangi Kantor DPRD OKU – foto: bagus beritasebelas]

Bagus

beritasebelas.com, Baturaja – Kami sudah sejahtera, Batumarta sudah cukup dengan sektor pertanian karet, tidak usah ditambah lagi dengan batubara. Itulah ungkapan ratusan warga Batumarta dari unit satu hingga unit 3 saat mendatangi gedung DPRD OKU Kamis 13 September 2018.

Massa terdiri dari beberapa desa tersebut datang dengan 7 unit truk yang memang telah disiapkan oleh warga. Sedikitnya 6 tuntutan yang di layangkan oleh ratusan massa kepada DPRD OKU. Pertama warga menolak adanya penambangan batubara yang dilakukan oleh PT  Selo Agrodedali.

Kemudian tuntutan kedua masyarakat meminta agar DPRD OKU menetapkan Batumarta sebagai kawasan agrobisnis yang dituangkan dalam Rencana Tata Ruang  wilayah OKU.

“Kami juga meminta selama proses rancangan daerah tata ruang wilayah di peroses seluruh aktifitas penambangan harus dihentikan dan juga kami meminta DPRD menindaklanjuti tuntutan warga terhadap PT Selo Agrodedali,” kata Irsan Koordinator lapangan aksi.

Irsan juga mengatakan, jika masa menuntut seluruh tuntutan mereka paling lambat 10 hari harus sudah ada jawaban dari DPRD.

“Jika tidak kami akan membawa massa yang lebih banyak lagi,”pungkas Irsan.

Sementara itu massa di terima oleh Ketua DPRD OKU Zaplin Ipani, Ketua Komisi III, Ridar, dan Yopi Sahrudin, Kepala Perizinan Hakim Makmun, Kepala Kesbangpol Taufik di ruang Badan Musyawarah. Yopi Sahrudin mengatakan jika pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait mengenai masalah penambangan tersebut, karena kata Yopi semua bentuk perizinan pertambangan semua ada di pusat dan provinsi,

“Kita hanya sebatas koordinasi saja. Kalau tuntutan kedua bisa diperjuangkan, mengingat saat ini pihak DPRD sedang melakukan pembahasan 12 Prolegda, salah satunya terkait rencana tata ruang daerah OKU. Yang jelas masa harus sabar semua butuh proses,”kata Yopi

print