Umat Islam Palembang Kutuk AS

0
33

Tri

[Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Selatan, Umar Said saat berorasi di Bundaran Air Mancur Palembang – foto Tri beritasebelas]
beritasebelas.com,Palembang – Ratusan umat muslim yang ada di Metropolis, berkumpul dan melakukan aksi bela Baitul Maqdis mengutuk keras keputusan Presiden Amerika Serikat, tentang pemindahan Kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke Yerussalem atau Al Quds.

Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Selatan, Umar Said mengatakan, apa yang dilakukan Donald Trump sangat melukai perasaan dan sangat menyakiti hati umat Islam. Seharusnya sebagai seorang Presiden di negara super power, sadar dan tahu bahwa Aqso adalah aset umat Islam.

“Aqso itu tempat yang di muliakan umat Islam, ketika Donald Trump punya rencana menghapus Aqso, membersihkan Palestina dari Aqso, menghabisi Palestina menjadi milik Israel sepenuhnya ini adalah sebuah perbuatan yang sangat biadab,” katanya, dalam aksi didepan Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang, Jumat 11 Mei 2018.

Menurutnya, keputusan Amerika Serikat itu jelas sudah melanggar Hak Asasi Manusia dan melanggar konvensi di Jenewa. Dikatakannya, aksi ini merupakan aksi lanjutan dari beberapa aksi sebelumnya yang telah dilakukan. Bahkan ini merupakan bagian dari Aksi lndonesia Bebaskan Baitul Maqdis yang berpusat di Jakarta.

“Ini harus dilawan oleh seluruh umat Islam diseluruh dunia, jangan sampai Amerika dan sekutunya dibiarkan menghancurkan Aqso,” serunya pada umat.

Ketua Aksi Cepat Tanggap Sumatera Selatan Ardianayah mengatakan, bahwa pemerintah AS harus membatalkan pengakuan terhadap eksistensi Negara Israel dan rencana pemindahan Kedutaan AS ke Yerusalem. Selain itu, pihaknya mendesak agar membatalkan segala keputusan provokatifnya yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel.

“Pemerintah Republik lndonesia juga diharapkan partisipasi dan perjuangannya untuk menekan OKI dan PBB supaya bersama-sama melawan. Ini adalah respon dari pernyataan Donald Trump yang akan memindahkan Kedusbes nya dari Tel Aviv ke Jerussalem, jika dipindahkan maka ini adalah klaim sepihak AS bahwa Jerussalem adalah Ibukota Israel,” pungkasnya.

print