Unsri Berikan Reward Mahasiswa Berprestasi di Momen Ramadan

0
16

[Suasana pemberian penghargaan dari Rektor Unsri Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE kepada mahasiswa berprestasi di Masjid Al Gazali Kampus Unsri Palembang]

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Momentum Bulan Suci Ramadan 1440 Hijriah menjadi momen tahunan Universitas Sriwijaya (Unsri) untuk berbagi. Benar saja, untuk kesekian kalinya, Unsri memberikan penghargaan dan reward kepada para mahasiswa berprestasi di level Nasional dan Internasional

Seperti dilakukan pada tahun ini, Rektor Universitas Sriwijaya memberikan penghargaan kepada 90 mahasiswa berprestasi. Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Rektor Unsri, Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE kepada para mahasiswa dan diikuti buka bersama seluruh civitas akademika, di Masjid Al Gazali Kampus Unsri Palembang, Jumat 11 Mei 2019  petang.

Penghargaan tersebut juga dibarengi dengan pemberian bingkisan kepada jajaran dosen dan stafnya di Unsri yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini dan dihadiri oleh Asisten 1 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan H Akhmad Najib.

Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan H Akhmad Najib mengatakan bangga atas capaian yang didapatkan oleh mahasiswa Unsri, karena secara tidak langsung juga mengharumkan nama Provinsi Sumatera Selatan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan saya termasuk alumni Unsri mengucapkan selamat, karena ini juga salah satu kebanggan luar biasa yang telah dicapai. Semoga akan dicontoh rekan-rekan lain dimasa mendatang,”pungkasnya.

Senada dengan itu dikatakan Rektor Unsri Prof Dr Ir H Anis Saggaf, MSCE, pihaknya sempat kewalahan memberikan prestasi tahun ini. Sebab, jumlah mahasiswa berprestasi yang ada di tahun 2019 mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin ada sekitar 30 an orang. Sekarang ada 90 an, dan levelnya juga sudah sampai Internasional,” ujarnya usai memberikan penghargaan tersebut.

Namun, ia mengaku bangga para mahasiswanya mengalami peningkatan prestasi dari segi jumlah. Meskipun ia mengakui apresiasi yang diberikan pihak kampus sebenarnya belum mencapai kata cukup untuk mereka yang sudah berprestasi di level dunia itu.

“Karena kalau Internasional harusnya besar kan. Tapi karena aturan, ga boleh memberikan lebih. Sehingga nanti ke depan jadi catatan saya, supaya Unsri menyiapkan betul kepada anak kita yang berprestasi diberikan reward yang wajar,” ungkapnya.

Ia berharap, pihaknya dapat membantu lagi para mahasiswanya agar mengembangkan pola pikir untuk mandiri dan bisa berkiprah di masyarakat usai menimba ilmu di bangku kuliah ini. Salah satu caranya, ialah dengan memberikan penghargaan ketika mereka berhasil meraih prestasi di bidang yang mereka tekuni.

“Di dalam mengikuti seleksi baik Nasional, Regional Asia maupun Internasional kita support pakai anggaran kita. Ini reward lah, buah tangan kita dari universitas menghargai proses. Tapi proses mereka mengikuti itu kita dukung,” terangnya.

Saat ini, ia mengakui jika para mahasiswa sudah mulai kritis dengan keadaan sosial yang ada di sekitarnya. Mereka mulai membidik lapangan wirausaha, sebagai bentuk pengabdian mereka pada masyarakat dengan mandiri.

Tentunya, hal tersebut harus didukung oleh pihak kampus yang ingin mereka dapat terus berkiprah usai meraih gelar sarjana dari Unsri. Meskipun saat ini mereka sudah memiliki program untuk membina hal tersebut, namun ia mengatakan akan lebih diperkuat lagi.

“Unsri paradigma ke depan entreprenuer harus diperkuat, sehingga ke depan anak-anak kita berwirausaha. Objeknya terserah,”pungkasnya.

print