Waduh, 4.300 Mahasiswa Baru UIN Gelar Demo di Gedung Rektorat

0
340
[Ribuan mahasiswa baru UIN Raden Fatah Palembanh saat menggelar aksi demo di pelataran Gedung Rektorat – Foto Arto beritasebelas]

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Dikomandoi para mahasiswa senior, sebanyak 4.300 mahasiswa baru menggelar aksi demo dihalaman gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Dalam aksinya, mahasiswa baru dengan memakai topi ala petani ini menilai dan menuntut peninjauan ulang kebijakan DO dan verifikasi Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap merugikan mahasiswa.  Dan tak kalah penting aksi mereka menuntut fasilitas kampus yang mangkrak tak berfungsi. Mulai dari pendingin ruangan, proyektor hingga toilet yang tak berfungsi.

“Kami tahu infonya masalah di kampus dari kakak-kakak tingkat. Senin nanti kami baru melakukan PBAK, jadi tidak mengetahui secara lengkap poin yang kami tuntut,” ujar mahasiswa baru jurusan matematika yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Ketua Dema UIN Raden Fatah Palembang, Imam Santoso mengatakan, mahasiswa yang ikut serta dalam aksi semo tersebut merupakan kehendak pribadi dan tidak ada unsur paksaan dan ancaman untuk ikut serta dalam aksi demo.

“Tidak ada paksaan yang diberikan ke Maba agar ikut demo dengan mengancam tidak memberikan sertifikat PBAK dan lain sebagainya,” tegasnya.

Terpisah, Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang, Rina Antasari mempersilahkan Maba melakukan aksi demo meskipun belum mengikuti PBAK. Menurutnya, saat ini adalah zaman milenial, sehingga Maba memiliki pemikiran sendiri terkait isu yang berkembang di dalam kampus.

“Meskipun mereka Maba dan belum melakukan PBAK namun melakukan demo adalah hak mereka,” ujarnya.

Disinggung mengenai dugaan adanya intervensi senior dalam demo tersebut, Rina tidak ingin berkomentar banyak dan  mengaku berfikir posistif dengan menyambut baik gagasan yang diberikan mahasiswa baru.

“Kita berfikir positif saja, kita mengakomodir semua tuntutan mereka,” akuinya.

Sedangkan, 4.300 Maba yang didampingi pengurus BEM UIN Raden Fatah Palembang membubarkan diri sekitar pukul 11.30 Wib setelah beberapa perwakilan dekan dari sejumlah fakultas di UIN melakukan tanda tangan diatas materai untuk menyetujui berbagai poin tuntutan yang mereka ajukan ke kampus.

print