Warga Desak Perbaiki Akses Jalan Penghubung OKU-OI

0
15

Bagus

beritasebelas.com,Baturaja – Jalan penghubung antar Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan Kabupaten Ogan Ilir (OI) di keluhkan warga setempat.

“Lubang-lubangnya semakin dalam,  dan semakin banyak,  kata H Aldawi warga Kedaton Kecamatan KPR  Senin 11 September 2017.

[Jalan penghubung antar Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang rusak parah]
Lebih parah lagi ketika hujan turun,  kata Aldawi, genangan air tersebut tak ubahnya seperti  kubangan kerbau,

“Tidak sedikit kendaraan yang melintas terjebak dilubang yang di genangi air,” ujarnya.

Diakuinya dalam 3 tahun terakhir ada kegiatan pembangunan.

“Hanya tambal sulam, belum selesai yang di kerjakan yang lain sudah rusak lagi, ” keluhnya.

Padatnya arus lalu lintas di wilayah ini sambung Aldawi, dikarenakan daerah perkebunan rakyat, dan berdampingan dengan perusahaan pertambangan minyak.

“Di sini banyak kendaraan yang mengangkut hasil bumi seperti,  karet,  sawit dan jeruk, belum lagi armada proyek pertambangan minyak dan angkutan umum, kalau tidak segera diperbaiki bukan tidak mungkin daerah kami akan terisolir,” ungkapnya.

Senada juga dikatakan Jumairi, Karang Taruna Kecamatan Peninjauan, pihaknya mendesak Pemerintah Provinsi untuk menganggarkan perbaikan jalan di wilayahnya.

“Kecamatan Peninjauan yang di kenal sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi, tapi jalannnya rusak parah, kapan lagi kami sebagai rakyat kecil dapat menikmati pembangunan,”ujarnya.

Selain itu kata Jumairi yang menjabat sebagai Sekretaris Karang Taruna ini,  dengan kondisi jalan rusak sangat berpengaruh terhadap hasil bumi, baik itu perkebunan rakyat maupun perusahaan perkebunan.

“Akibat jalan tidak pernah bagus,  mempengaruhi nilai jual hasil bumi, alasan pembeli biaya angkut yang mahal,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga H Helman melalui Kabid Perawatan Jalan dan Jembatan H Muzaim saat di konfirmasi mengatakan bahwa tahun 2017 ini, ada pembangunan jalan penghubung antara Kabupaten OKU dan OI.

“Informasi dari PU Provinsi ada dua item pembangunan di wilayah tersebut, tapi berapa nilai pagu anggarannya kita belum tau,” kata Muzaim.

Pantauan, kondisi jalan ditiga kecamatan yakni Lubuk Batang, Peninjauan dan KPR sudah semakin parah,  bahkan di beberapa titik sebagian badan jalan tidak beraspal lagi.

print