Ruhut Minta Maaf Soal Meme, Al Khairiyah: Melanggar UU ITE

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM Banten - Tak tahan menerima hujatan, politisi kontroversial asal PDI Perjuangan Ruhut Sitompul meminta maaf atas unggahan meme rasis di Twitter pada Rabu (11/5).

Permintaan maaf mantan politisi Partai Demokrat ini disampaikan melalui akun Twitter pribadinya @ruhutsitompul pada Jumat (13/5).

Meski meminta maaf, namun masih ada kebencian yang mendalam pada sosok Anies Baswedan yang jadi objek olok-olok politisi Partai PDI Perjuangan ini.

“Tapi aku bukan minta maaf kepada Anies, tapi kepada orang-orang yang tersinggung, khususnya kepada orang Papua,” kata Ruhut, Jumat.

Menanggapi kasus unggahan meme ke Twitter Ruhut Sitompul, Sekjen PB Al-Khairiyah Ahmad Munji menegaskan bila Ruhut diduga melanggar UU ITE yang diatur dalam pasal 28 ayat (2).

Pada pasal itu disebutkan: “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA)”.

Munji menilai, kedatangan Anies Baswedan ke beberapa daerah di Indonesia diterima oleh berbagai suku dan adat di sana sebagaimana terlihat dalam silaturahminya akhir-akhir ini.

Bahkan pada kunjungan Anies Baswedan ke Lampung pada 8 Mei 2022 silam, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mendapat gelar “Tuan Penata Negara” dari masyarakat adat Tulang Bawang Barat. (ant)

Jangan lewatkan video populer ini:

Artikel Asli

Sumber: genpi.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan