Adam Deni Singgung Alasannya Bongkar Pembelian Sepeda Mewah Ahmad Sahroni, Jalani Sidang Kasus UU ITE

  • Bagikan

JAKARTA, BERITASEBELAS.COM - Adam Deni kembali menjalani sidang kasus UU ITE yang menjeratnya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Senin (20/6/2022).

Baca Juga : Kehadiran Kekasih Menyertai Adam Deni Jalani Sidang Lanjutan Kasus UU ITE

Sidang lanjutan kasus Adam Deni vs Ahmad Sahroni kali ini beragendakan pembacaan duplik.

Tiba di PN Jakarta Utara, kekasih Elsya Rosana itu mengenakan kemeja putih dan celana jeans. Kedua tangan terdakwa juga diborgol.

Baca Juga : Adam Deni Akui Tak Malu Dipenjara, Bawa-Bawa Nama Taqy Malik

"Hari ini, enggak ada persiapan, cuma duplik aja. Minggu depan baru," ucap Adam Deni menjelang sidang, Senin (20/6/2022).

Tak sendiri, Adam Deni juga menjalani sidang bersama terdakwa lain, Ni Made Dwita Anggari.

Baca Juga : Sidang Lanjutan, Kekasih Adam Deni Datang Berikan Dukungan

Pada sidang sebelumnya, jaksa mempertanyakan niat Adam Deni yang diduga mengunggah dokumen milik Ahmad Sahroni ke media sosialnya.

"Kami akan menanggapi lagi," kata kuasa hukum Adam Deni, Herwanto pada sidang pekan lalu.

Baca Juga : Ibunda Adam Deni Syok Anaknya Dituntut 8 Tahun Bui Atas Kasus UU ITE 

Seperti diketahui, Adam Deni menjadi terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang Undang (UU) ITE usai mengunggah dokumen pribadi milik Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. 

Adapun isi dokumen tersebut terkait pembelian sepeda seharga ratusan juta oleh Ahmad Sahroni atas transaksinya dengan Ni Made Dwita Anggari.

Dua sepeda itu dibeli Sahroni pada 2020. Satu bermerk Firefly dengan harga Rp450 juta dan merk lainnya, Bastion senilai Rp378 juta.

Jaksa telah menuntut Adam Deni dan Ni Made Dwita Anggari dengan pidana delapan tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider lima bulan kurungan penjara.

Editor : Hadits Abdillah

Artikel Asli

Sumber: celebrities.id

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan