Fakta-fakta Gunung Rinjani, Simak Tips Mendaki Gunung Rinjani

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM - Gunung Rinjani adalah gunung berapi aktif di pulau Lombok, Indonesia. 

Gunung Rinjani terletak di bagian dari Kepulauan Sunda Kecil, dengan koordinat geografis Gunung Rinjani adalah 8°24′52″LS 116°27′35″BT. 

Dikutip dari rinjanidawnadventures.com, Gunung Rinjani memiliki ketinggian 3.726m / 12.224 ft.

Gunung Rinjani adalah salah satu puncak tertinggi di Asia Tenggara, yang memiliki keindahan alam yang luar biasa di puncaknya.

Baca juga: FAKTA Proyek Kereta Gantung Rinjani, Jadi yang Terpanjang di Dunia, Didanai Investor China Rp 600 M

Baca juga: Hasil Indonesia Masters 2022: Isyana/Rinjani Kandas di Tangan China, Arlya/Agnia Melaju 16 Besar

Fakta-fakta Tantang Gunung Rinjani

1. Gunung Rinjani digolongkan sebagai gunung berapi somma

Gunung Rinjani sebuah stratovolcano, gunung berapi yang dibangun dari lapisan lava dan abu bergantian.

Stratovolcano biasanya ditemukan di sepanjang zona subduksi (daerah di mana satu lempeng tektonik didorong di bawah lempeng tektonik lain ke dalam Mantel Bumi).

Maka gunung Rinjani termasuk dalam golongan gunung berapi somma.

2. Tinggi Gunung Rinjani 3726m

Puncak Gunung Rinjani adalah 3726m / 12.224ft elevasi (AMSL).

Secara teknis Gunung Rinjani berada di Lombok Utara, berada di bawah administrasi Kabupaten Lombok Utara.

Pada puncak gunung rinjani, pendaki dapat melihat keindahan alam yang luar biasa.

3. Gunung Rinjani terbentuk ketika Gunung Samalas meletus

Dalam bentuknya yang sekarang, Gunung Rinjani dan danau kawahnya yang besar diperkirakan terbentuk ketika Gunung Samalas meletus pada 1257.

Letusan ini dalam skala kolosal, dan diyakini telah berkontribusi pada periode pendinginan global dan zaman es mini. 

Gunung Barujari (yang terletak di danau kawah, Segara Anak) adalah bagian aktif dari sistem vulkanik bersejarah ini. 

Aktivitas vulkanik yang membentuk Gunung Rinjani disebabkan oleh penunjaman kerak samudera Indo-Australia di bawah Kepulauan Sunda Kecil (sebuah kepulauan di mana Lombok adalah bagiannya). 

Diyakini oleh ahli geologi bahwa Gunung Samalas berdiri di sebelah Gunung Rinjani.

Diyakini bahwa tekanan dalam ruang magma di bawah Samalas naik ke titik yang mulai memecahkan batu di atasnya.

Ketika magma keluar dari Samalas, ruang di bawahnya sebagian dikosongkan.

Tanpa ada yang menopang beratnya Gunung Samalas di atas, gunung itu runtuh dengan sendirinya.

Pada puncaknya, letusan Samalas menyemburkan lebih dari satu juta ton material per detik.

Selama keruntuhan akhir gunung, enam mil kubik abu dan batuan vulkanik membentuk aliran piroklastik raksasa yang meluncur turun menuju pantai dengan kecepatan lebih dari 125 mil per jam.

Awan vulkanik yang sangat besar mulai menyelimuti seluruh dunia, ini adalah peristiwa dahsyat dan diperkirakan lebih besar dari letusan Krakatau.

4. Gunung Rinjani terakhir meletus pada tahun 2016

Letusan skala kecil Gunung Barujari (yang terletak di Danau Segara Anak) menghasilkan gumpalan abu yang naik 2 km di atas kawah.

Gunung Rinjani terakhir meletus tepatnya pada 27 September 2016.

Aktivitas meletisnya gunung Rinjani mengganggu perjalanan udara di wilayah tersebut.

Tetapi, saat meletusnya gunung Rinjani ini tidak menyebabkan adanya korban jiwa atau luka akibat letusan tersebut.

5. Gunung Rinjani Aman untuk Didaki

Gunung Rinjani cukup aman untuk didaki. Ini bukan gunung teknis, dengan jalur yang sudah mapan dan mudah diikuti. 

Meskipun ada beberapa bagian curam di mana Anda harus berhati-hati, penggunaan tali tidak diperlukan.

 Rute utama dilalui oleh ribuan turis setiap tahun, banyak di antaranya bukan pendaki gunung berpengalaman. 

Baca juga: MOMEN Ridwan Kamil dan Keluarga Ziarah ke Makam Eril, Tunjuk Pemandangan Gunung dan Langit Biru

Baca juga: Melihat Lokasi Pemakaman Jenazah Eril di Cimaung: di Sebelah Masjid, Pemandangan Gunung dan Sawah

Gunung Rinjani menjadi bagian dari Rinjani UNESCO Global Geopark (rinjaninationalpark.com)

Perhatikan Tips Mendaki di Gunung Rinjani, Dikutip dari rinjanidawnadvantures.com dan gunungrinjani.com:

- Sebelum melakukan pendakian pastikan tubuh Anda dalam keadaan bugar

- Bawa perlengkapan mendaki yang aman dan secukupnya, seperti ransel, sepatu hiking, pakaian harian secukupnya, pakaian hangat, handuk dan perlengkapan berenang, masker, obat-obatan pribadi, sandal, perlengkapan mandi hingga senter kepala.

- Lakukan perencanaan yang matang sebelum mendaki

- Kenali medan Gunung Rinjani sebelum mendaki

- Periksa ramalan cuaca sebelum mendaki

(tribunnews.com/Oktavia WW)

Berita lain terkait Gunung Rinjani

Artikel Asli

Sumber: tribunnews.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan