Anies Abadikan Nama Tokoh Betawi Jadi Nama Jalan, Ada Mpok Nori dan H. Bokir

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengabadikan 32 nama tokoh Betawi dan Jakarta menjadi nama jalan, gedung dan zona khusus di Jakarta.

Peresmian itu dilakukan di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan, Senin sore kemarin. 

Dalam sambutannya, Anies mengatakan, pemberian nama jalan ini sebagai bentuk penghormatan untuk mengenang kontribusi besar tokoh Betawi dan ulama yang mewarnai perjalanan Jakarta dan bangsa.

"Mereka adalah pribadi yang dikenang karena mereka memberikan manfaat bagi sesama, mereka ini adalah pribadi yang kita kenang karena hidupnya dihibahkan untuk kemajuan,” ujar Anies dalam keterangannya, Selasa (21/6/2022). 

Menariknya, dari 32 nama tokoh itu, terdapat dua nama tokoh Seniman Betawi yang populer di era ini. Keduanya yakni Mpok Nori dan H. Bokir.

Mpok Nori adalah seorang komedian Betawi dengan karakter suara melengking. Namanya dijadikan sebagai nama jalan di Jalan Bambu Apus Raya.

Selain Mpok Nori, nama H. Bokir bin Dji’un juga turut diabadikan. Dia adalah seorang seniman topeng Betawi yang namanya diusulkan untuk sebagian ruas Jalan Raya Pondok Gede, yakni dari Hek sampai Prapatan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selain keduanya, sejumlah tokoh berlatar Kiyai dan mantan menteri juga diabadikan. Anies menjelaskan peran masyarakat Betawi yang telah menjadi perekat dan memperkuat simpul kebangsaan, terlebih masyarakat Betawi dengan kehangatannya menerima anak bangsa dari seluruh Indonesia di Jakarta.

“Betapa besar kontribusi masyarakat Betawi terhadap simpul kuatnya kebangsaan Indonesia. Di balik megahnya sebuah kota, ada simpul persatuan dan simpul tersebut tak mungkin tumbuh erat jika tak difasilitasi masyarakat Betawi," kata Anies. 

Menurut Anies, Indonesia berhutang budi pada masyarakat Betawi. Sebab, di tanah Betawi ini kehangatan hidup bermasyarakat dengan latar belakang yang sangat komplek difasilitasi dengan kesetaraan. 

"Maka dari itu, Indonesia punya hutang budi besar pada masyarakat Betawi karena di tempat ini tenun kebangsaan itu dirajut oleh kehangatan masyarakat Betawi yang menyambut kita semua dari berbagai wilayah Indonesia dengan kesetaraan,” ujarnya. 

Karena itu, kata Anies, kontribusi masyarakat Betawi di berbagai sektor perlu diabadikan. 

"Sehingga nampak bagi kita pribadi yang berkontribusi dan harapannya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di kota ini telah tumbuh besar pribadi yang disebut nama-nama jalan,” tambahnya.[]

Artikel Asli

Sumber: akurat.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan