Hadis-hadis Keutamaan Menyembelih Hewan Kurban

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM Salah satu anjuran bagi umat muslim saat hari raya Idul Adha adalah menyembelih hewan kurban. Hukum menyembelih hewan kurban sendiri adalah sunah muakkadah (sangat disunahkan). Berikut adalah hadis-hadis Nabi tentang kekutamaan berkurban.

Balasan kebaikan di akhirat

مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ، إِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ القِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلاَفِهَا، وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنَ الأَرْضِ، فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

Artinya, “Tidak ada amalan yang dilakukan oleh manusia pada hari penyembelihan (Idul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah selain mengucurkan darah (hewan kurban. Karena sesungguhnya, ia (hewan kurban) akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sungguh, darah tersebut akan sampai kepada Allah sebelum tetesan darah tersebut jatuh ke bumi. Maka, bersihkanlah jiwa kalian dengan berkurban!” (HR. At-Tirmidzi)

Sunah Rasul

من ضحى قبل الصلاة، فإنما ذبح لنفسه. ومن ذبح بعد الصلاة، فقد تم نسكه وأصاب سنة المسلمين

Artinya, “Barangsiapa yang menyembelih sebelum salat Idul Adlha, maka sembelihannya itu hanya untuk dirinya. Dan barang siapa yang menyembelih setelah shalat, maka telah sempurnalah kurbannya dan sesuai dengan sunnahnya umat Islam.” (HR Muslim)

Setiap tetes darahnya adalah kebaikan

أَخْبَرَنَا أَبُو الْحَسَنِ  عَلِيُّ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَبْدَانَ أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَلِيٍّ اَلسِّيرَافِيُّ حَدَّثَنَا هُدْبَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا سَلَّامُ بْنُ مِسْكِيْنٍ عَنْ عَائِذِ اللهِ عَنْ أَبِيْ دَاوُدَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُمْ قَالُوْا لِرَسُولِ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- : مَا هَذِهِ الأَضَاحِيُّ؟ قَالَ :« سُنَّةُ أَبِيْكُمْ إِبْرَاهِيْمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ ». قَالُوْا : مَا لَنَا فِيْهَا مِنَ الأَجْرِ؟ قَالَ :« بِكُلِّ قَطْرَةٍ حَسَنَةٌ ».

Artinya, “Telah mengkhabarkan kepada kami, Abul Hasan Ali bin Ahmad bin Abdan, telah mengkabarkan kepada kami, Ahmad bin Ubaid, telah menceritakan kepada kami, Hisyam bin Ali Assirafi, telah menceritakan kepada kami, Hudbah bin Khalid, telah menceritakan kepada kami, Sallam bin Miskin, dari ‘A-idzillah, dari Abu Dawud, dari Zaid bin Arqam RA, bahwasanya para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, ‘Apakah kurban-kurban ini? Beliau menjawab, ‘Sunnah bapak kamu sekalian, Ibrahim AS.’ Sahabat bertanya, ‘Pahala apa yang kami dapatkan darinya?’ Rasulullah menjawab, ‘Setiap tetes darah satu kebaikan.’"

Berlimpah pahala

وعن علي رضي الله عنه من خرج الي بيته إلي شراءالاضحية كان له بكل خطوة عشرحسنات ومحي عنه عشرسيئات ورفع له عشردرجات وإذاتكلم في شرائهاكان لامه تسبيحاوإذانقدثمنهاكان له بكل درهم سبعمائة حسنة وإذاطرحهاعلي الارض يريدذبحهااستغفرله كل خلق من موضعهاالي الارض السابعة وإذااهرق دمهاخلق الله بكل قطرة من دمهاعشرة من الملائكة يستغفرون له إلي يوم القيامة وإذاقسم لحمهاكان له بكل لقمة مثل عتق رقبة من ولدإسمعيل عليه الصلاة والسلام(جواهرزداه)

 

Artinya, “Dari sayidina Ali KRA, berkata, ‘Siapa yang berangkat dari rumah hendak membeli hewan kurba,n maka setiap langkahnya memperoleh pahala 10 kebaikan dan dihilangkan 10 keburukan serta dinaikan 10 derajatnya.”

“Apabila berbicara di anggap bertasbih dan ketika membayarkan harga (uangnya), setiap dirhamnya memperoleh 700 kebaikan, dan ketika meletakan hewan itu di atas tanah untuk disembelih maka Allah menjadikan setiap tetes darahnya malaikat sejumlah 10 orang malaikat yang selalu beristigfar untuknya sampai kiamat. Dan waktu daging dibagikan maka setiap potongannya seperti memerdekakan seorang budak dari keturunan Nabi Ismail AS.”

Disukai Allah SWT

حَدَّثَنَا أَبُوْ عَمْرٍو مُسْلِمُ بْنُ عَمْرٍو الْحَذَّاءُ الْمَدَنِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ نَافِعٍ الصَّابِغُ أَبُوْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي الْمُثَنَّى عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ اَبِيْه عَنْ عَائِشَةَ : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ اَحَبَّ اِلَى اللهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمٍ اِنَّهَا لَتَأْتِيْ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ بِقُرُوْنِهَا وأَشْعَارِهَا وَاَظْلاَفِهَا وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللهِ قَبْلَ اَنْ يَقَعَ مِنَ اْلاَرْضِ فَطِيْبُوْا بِهَا نَفْسًا

Artinya, “Telah menceritakan kepada kami, Abu Amr Muslim bin Amr Al Hadzdza` Al Madani, telah menceritakan kepada kami, Abdullah bin Nafi’ Ashshabigh Abu Muhammad, dari Abul Mutsanna, dari Hisyam bin Urwah, dari bapaknya, dari Aisyah, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak beramal anak Adam pada hari Nahr (Idul Adha) yang paling disukai Allah selain daripada mengalirkan darah (menyembelih qurban)."

"Kurban itu akan datang kepada orang-orang yang melakukannya pada hari kiamat dengan tanduk, rambut dan kukunya. Darah kurban itu lebih dahulu jatuh ke Allah sebelum jatuh ke atas tanah. Oleh sebab itu, berkurbanlah dengan senang hati.”

 

Artikel Asli

Sumber: akurat.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan