Jemaah Haji Wafat dan Sakit Bertambah, Diingatkan Tetap Maskeran

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM  Jemaah haji asal Indonesia yang sakit selama berada di Saudi Arabia terus bertambah. Begitu juga dengan jumlah jemaah yang wafat di tanah suci. Fakta itu semakin mengonfirmasi bahwa mayoritas jemaah haji Indonesia yang telah tiba di Saudi Arabia dan telah diperiksa kesehatannya terkategori kelompok rentan beresiko tinggi. 

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Budi Sylvana melansir data jumlah pasien yang dirawat petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang menunjukan kenaikan. 

"Kondisi jamaah saat ini: rawat inap 140 jamaah, rawat jalan 16.011 jamaah dan yang wafat tujuh orang," katanya, Selasa (22/6/2022). 

Terkait dengan kemunculan varian baru Covid-19 yang bermula dari Afrika, Budi Sylvana mengingatkan lagi kepada jemaah untuk patuhi protokol kesehatan menggunakan masker. Baik kepada jemaah haji yang telah tiba di Saudi Arabia maupun jemaah haji yang masih di tanah air menunggu keberangkatan. 

"Jemaah diminta tetap menggunakan masker untuk pencegahan penyakit menular. Selain juga promosi kesehatan terkait dengan perlunya minum sebelum haus, membatasi aktivitas sesuai kondisi, minum obat pribadi secara teratur dan pengendalian penyakit hipertensi jemaah haji," ungkapnya. 

Saat ini, kata dia, Saudi Arabia juga sedang menghadapi musim panas ektrim. Suhu di Saudi Arabia bisa mencapai 46 derajat celcius. Karena itu dia mengingatkan jemaah untuk selalu menggunakan sandal agar kaki tak melepuh. 

"Adapun untuk mencegah kaki melepuh jemaah dihimbau membawa alas kaki saat ke mesjid, sandal dibawa sendiri dan jangan dititipkan," ungkapnya. 

Kesadaran jemaah haji tentang tantangan kondisi cuaca di Arab Saudi saat ini kata dia, penting. Sebab, itu merupakan cara terbaik agar kaki tidak melepuh tersengat panasnya lantai akibat suhu panas ekstrim. 

"Dengan makin sadarnya pemahaman jemaah menggunakan alas kaki maka kejadian kaki melepuh semakin berkurang," ungkapnya.

Artikel Asli

Sumber: akurat.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan