Kejar Ambang Batas, PKS Gencar Pepet Koalisi Demokrat dan NasDem

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengatakan partainya kini sedang menjajaki koalisi dengan sejumlah parpol.

Dia menjelaskan koalisi itu dibangun untuk memenuhi target ambang batas "presidential threshold" (PT) sebesar 20 persen agar bisa mendukung calon presiden (capres) 2024.

"PKS membangun komunikasi dengan partai politik (parpol) lain untuk membangun poros baru atau poros alternatif," katanya Syaikhu dikutip ANTARA, Selasa (21/6).

Kini, PKS harus membutuhkan tambahan dua parpol untuk membangun koalisi dalam mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Ia mengatakan PKS belum akan mengumumkan nama kandidat capres yang akan diusung.

Selain itu, wewenang yang menentukan kandidat capres berada di tangan Majelis Syuro Partai.

"Siapa pun nama yang diumumkan PKS, tidak akan terealisasi kalau tidak disepakati dengan minimal dua partai politik lain," kata Juru Bicara PKS Al Muzammil Yusuf.

PKS dijadwalkan sedang membangun komunikasi intensif dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk membangun satu koalisi baru.

Sebelumnya sejumlah partai politik telah membangun koalisi di antaranya Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Koalisi tiga partai itu bernama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan total 23 persen suara.

Selain itu, koalisi lainnya yakni Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) dengan total 31 persen.(*) ANT

Jangan lewatkan video populer ini:

Artikel Asli

Sumber: genpi.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan