Persiapan Pemilu 2024, Kapolri Bertemu Dewan Pers Cegah Polarisasi Politik

  • Bagikan

 

BERITASEBELAS.COM - Dalam upaya pencegahan polarisasi atau terbelahnya bangsa menjelang Pemilu 2024, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu Dewan Pers Indonesia pada 21 Juni 2022.

Pertemuan ini bertujuan untuk menyepakati pembuatan MoU kerjasama program-program pertukaran informasi, sosialisasi, dan edukasi mencegah polarisasi saat Pemilu 2024.

Mereka membahas beberapa tantangan ke depan yang akan dihadapi sehingga dibutuhkan kesepahaman terkait dengan pemberitaan.

Baca Juga: Mengaku Pernah Belajar Dengan Guru Vokal Michael Jackson, Yura Yunita: Nangis Satu Jam di Panggung

"Untuk mencegah terjadinya Polarisasi yang akan memecah belah persatuan anak-anak bangsa, yang biasanya muncul karena penggunaan politik identitas pada saat pemilu," kata Jenderal Sigit dikutip pikiran-rakyat.com dari PMJ News pada 21 Juni 2022.

Ia juga menyampaikan bahwa antara Polri dan Dewan Pers sepakat untuk memberikan pendidikan literasi tentang bagaimana bersama-sama menjaga politik yang sehat.

"Karena ke depan tantangan kita akan menjadi semakin besar, kita butuh untuk mengurangi potensi-potensi perpecahan, dan ini selalu saya sampaikan setiap saat kita bertemu dengan seluruh elemen masyarakat, seluruh tokoh, khusus kali ini hal-hal tersebut jadi konsen kita," katanya.

Baca Juga: Restoran Terapung Jumbo Hong Kong Terbalik di Laut China Selatan

Persatuan dan kesatuan, kata Jenderal Sigit, sangat dibutuhkan untuk menghadapi kondisi ketidakpastian akibat dampak global.

Dengan begitu, negara dinilai bisa menghadap situasi perkembangan global dan mempertahankan posisi dan eksistensi Indonesia di kancah dunia.

"Kami akan terus bersinergi untuk melakukan hal-hal yang terbaik untuk dukungan kemitraan antara pers, rekan-rekan media dan kepolisian, karena kita sama-sama selalu berada di lapangan, bersama baik dalam situasi yang tentunya butuh keberadaan kita," ujarnya.

Baca Juga: Kristen Bell Kembali Menjadi Pengisi Suara Anna di Frozen 3

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra menekankan bahwa dalam menghadapi Pemilu 2024, pihaknya bersama Polri memiliki keinginan yang sama, yakni menjaga kohesi sosial atau keutuhan sosial.

"Kita ingin masyarakat kita tidak terpecah belah, dan oleh karena itu kita di Dewan Pers berharap agar kawan-kawan media tidak memakai diksi-diksi yang memecah belah anak bangsa yang selama ini masih dipakai, kita harapkan itu tidak dipakai lagi," kata Azyumardi.

Di samping itu, Azyumardi juga berharap adanya peningkatan kualitas jurnalistik dalam rangka menjaga dan mencegah terjadinya penyebaran berita hoaks atau informasi bohong yang dapat menyebabkan perpecahan bangsa.

"Kita berharap pelayanan yang diberikan adalah pelayanan yang berdasarkan pada jurnalisme yang terverifikasi jadi bukan dilakukan oleh orang-orang yang menggunakan jurnalistik untuk kepentingan tertentu seperti kepentingan ekonomi dan lainnya," ujarnya.***

Artikel Asli

Sumber: pikiran-rakyat.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan