Polisikan Roy Suryo Gegara Meme Stupa Candi Borobudur, Perwakilan Umat Buddha: Menghapus Bukan Berarti Masalah Selesai

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM, Sejumlah perwakilan Umat Buddha melaporkan Pakar Telematika Roy Suryo ke Polda Metro Jaya pada Senin (20/6/2022). 

Roy dipolisikan karena ikut menyebar meme stupa Candi Borobudur yang diedit mirip wajah Presiden Jokowi. Hal ini dianggap melecehkan umat Buddha. 

Kuasa hukum perwakilan umat Buddha, Herna Sutana berharap laporannya diproses secara  beriringan dengan laporan yang dilayangkan Roy Suryo pada Rabu (16/6/2022) lalu. 

"Ini harus berjalan beriringan. Karena apa yang kami laporan ini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi ini kepentingan umat," kata Herna.

Herna menyatakan akan menyerahkan proses hukum ini kepada pihak kepolisian meski Roy Suryo telah meminta maaf dan menghapusnya meme yang diunggahnya. 

"Menghapus itu bukan berarti masalah selesai. Kalau yang bersangkutan minta maaf ini bukan kami yang memutuskan. Kalau kita bicara patung Budha itu simbol agama umat Buddha seluruh dunia. Kami serahkan itu kepada proses hukum," lanjutnya. 

Herna memastikan, laporan yang dibuat kliennya tidak terkait dengan adanya pendengung atau buzzer di media sosial yang disebut-sebut hendak menyudutkan Roy Suryo.

"Saya membaca informasi yang bersangkutan mengatakan, bahwa katanya seolah-olah kami ini terprovokasi," ujar Herna. 

"Ini murni kami lakukan sebagai umat Buddha yang kami perjuangkan mengenai kehormatan, harga diri, atau martabat, atau marwah agama kami yang dilecehkan," ungkap Herna.

Laporan Herna teregister dengan nomor LP / B / 3042 / VI / 2022 / SPKT / Polda Metro Jaya, tertanggal 20 Juni 2022.

Dalam laporannya, Roy Suryo dipersangkakan dengan Pasal 28 Ayat (2), Juncto Pasal 45A Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

"Kemudian Pasal 156 A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)," kata Herna.[]

Artikel Asli

Sumber: akurat.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan