Sebut Megawati Konsisten Tentukan Sosok Capres, Hasto: Ibu Mega Tidak Pernah Reshuffle Kabinet Saat Jadi Presiden

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM Ketua Umum PDI-Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dikabarkan telah mengantongi nama kandidat capres yang akan diusung oleh partainya dalam Pemilu 2024.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pun menyebutkan Megawati selalu berhati-hati dalam memilih kandidat capres.

Oleh karena itu, ia beranggapan kalau Megawati tidak akan berpindah nama lagi dalam menentukan sosok capres untuk pertarungan elektoral di 2024 mendatang.

"Ibu Mega ini sangat detail dan cermat. Begitu memilih kader partai dalam penugasan, beliau akan kokoh di dalam pilihannya itu, beliau akan kokoh di dalam pilihannya itu. Tidak pernah berganti-ganti," kata Hasto ketika menemui awak media di Aula Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Selasa (21/6/2022).

Hasto pun berkaca dengan kekuatan kader PDIP berdasarkan hasil Pilkada serentak. Terbukti tingkat keterpilihan kader partai berlogo banteng bermoncong putih itu mampu meraih suara sebesar 54 persen.

"Bisa dilihat kemarin dari yang berkumpul cukup banyak. Itu menunjukkan bahwa Ibu Mega selalu mencermati setiap kader partai, kualitasnya seperti apa," tutur Hasto. 

Pria kelahiran Yogyakarta itu memberi contoh kadernya yang dipilih Megawati dengan sangat detail seperti Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.

Besar harapan Megawati kepada eks Bupati Kulon Progo itu untuk mampu menjadi pionir partai kala dihadapkan dengan persoalan stunting di negara ini.

"Sebagai contoh Pak Hasto Wardoyo, itu dicermati betul Bu Mega sebagai sosok yang mampu menggerakkan kaum perempuan di dalam melawan berbagai bentuk stunting. Karena itu adalah ancaman bagi generasi masa depan," ujar Hasto.

Hasto juga membagikan pengalaman kala Megawati menjabat sebagai Presiden ke-5 RI. Dirinya menyebut sosok ketumnya sangat detail sehingga tidak terjadi reshuffle kabinet di dalam masa pemerintahannya saat itu.

"Ketika jadi Presiden, Bu Mega tidak pernah melaksanakan reshuffle kabinet. Sehingga Ibu Mega selalu mencermati bagaimana penugasan kader dan kualitas kader yang beliau gembleng secara langsung, termasuk di dalam pembukaan Rakernas tadi untuk menggembleng seluruh kader partai dari anak ranting, ranting, PAC, DPC , DPD, sampai DPP," tukas dia. []

Artikel Asli

Sumber: akurat.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan