Wali Kota Kediri Beri Pesan ke Seniman Jaranan, Penting

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM Jatim - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengemukakan para seniman di Kota Kediri harus berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa jaranan sebuah kesenian bukan sebagai ajang untuk tawuran.

Lanjutnya, kesenian Kota Kediri ini sangat dihormati yang terbukti ada orang Kalimantan datang ke Kediri untuk bertukar pikiran terkait kesenian jaranan asal Kediri. Bahkan, seniman jaranan Kota Kediri akan diundang ke Kalimantan.

"Hal ini harus dirumuskan bersama supaya jaranan ke depan bagus, cara mengemasnya bagaimana dan jaranan bisa berkembang seperti apa harus dipikirkan. Kalau tidak bagus, jaranan ini akan dikalahkan atau diklaim oleh daerah-daerah lain," katanya, Minggu (19/6).

Wali Kota Kediri berharap kesenian jaranan bisa menggelar kegiatan yang bersifat nasional.

"Kesenian jaranan ini saya pikir banyak yang bisa dikembangkan dan saya akan bantu. Yang penting untuk kebaikan Kota Kediri dan ada dampak ekonominya," jelasnya.

Dirinya juga memberikan arahan kepada seniman jaranan Kota Kediri yang menggelar Musyawarah Besar VI Dewan Kesenian Jaranan Kota Kediri.

"Kediri ini menurut saya punya peran penting dalam kesenian jaranan atau kuda lumping. Tapi ke depan kami harus punya program yang bagus," lanjutnya.

Abdullah Abu Bakar mengatakan, tidak mau intervensi, namun dia punya tugas untuk mendorong kesenian jaranan lebih baik yang berdampak pada ekonomi.

Turut hadir dalam acara ini Kepala Disbudparpora Kota Kediri Zachrie Ahmad, Ketua Paguyuban Jaranan Wahyu Krida Budaya periode lama Moh. Dhofir, seluruh Ketua Paguyuban Jaranan se-Kota Kediri, dan para pelaku seni jaranan se-Kota Kediri. (ant)

Simak video pilihan redaksi berikut ini:

Artikel Asli

Sumber: genpi.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email beritasebelascom@gmail.com.
  • Bagikan