Diprotes Netizen, Pegiat Sosial: Kominfo Lagi Tunjukkan Taringnya!

  • Bagikan
X

BERITASEBELAS.COM, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendapatkan kecaman dari warga net. Pasalnya kominfo memberlakukan kebijakan terkait dengan aturan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) melalui payung hukum Permenkominfo No 5 tahun 2020 tentang PSE lingkup privat.

Kominfo memblokir sejumlah situs aplikasi dan game yang biasa diakses seperti Counter Strike, Epic Games, Origin, Yahoo, Dota 2 hingga PayPal. Hal ini tentu saja mendapatkan tentangan dari banyak pihak termasuk dari netizen. Ajakan aksi terhadap kebijakan Kominfo itu diserukan pihak blok politik pelajar. 

Khusus untuk aplikasi PayPal, Dirjen Aptika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan kemudian buka suara. Kominfo membuka kesempatan untuk aplikasi PayPal diaktifkan untuk sementara. Hal ini dilakukan agar memudahkan masyarakat memindahkan dananya yang nyangkut di aplikasi PayPal itu. 

"Untuk itu kami menerapkan kebijakan baru, kami membuka sementara. Kami harapkan, kami membuka untuk memberikan kesempatan masyarakat untuk melakukan migrasi agar uangnya tidak hilang. Karena sampai saat ini kami belum berhasil menghubungi PayPal," kata Semuel Abrijani Pangerapan.

Pegiat Media Sosial Denny Siregar menanggapi dingin hal itu, menurutnya Indonesia merupakan pasar yang sangat besar. Adapun upaya Kominfo memblokir beberapa aplikasi itu merupakan hal yang wajar untuk menegakkan aturan. 

"Gua sih biasa aja ma (sama) @kemkominfo. Paling juga beberapa aplikasi yang diblok balik lagi. Mereka akan daftar kok," kata Denny Siregar dikutip dari Twitternya  @Dennysiregar7, Senin (1/8/2022). 

Artikel Asli

Sumber: akurat.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan