Situasi Dunia Dipenuhi Ketidakpastian, BI Siapkan Strategi Ini

  • Bagikan
X

BERITASEBELAS.COM, Bank Indonesia (BI) memperingatkan untuk waspada akan ekspetasi inflasi, terutama pada inflasi inti karena kondisi ketidakpastian global saat ini sedang tinggi yang menjadikan sederet kebijakan akan siap dijalankan demi merespons keadaan itu.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan bahwa Bank Indonesia selaku Bank Sentral akan memperkuat kebijakan moneter baik dalam stabilitasi nilai tukar rupiah, penguatan operasi moneter dan suku bunga acuan

Salah satu langkah yang dilakukan oleh BI ialah dengan menjual Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder demi memperkuat moneter untuk inflasi inti kedepannya.

"BI memperkuat moneter dan forward looking untuk inflasi inti ke depan dengan memperhatikan struktur bunga di atas tenor 1 minggu sampai dengan 1 tahun. Serta penjualan SBN untuk tenor-tenor di bawah 10 tahun atau dalam jangka pendek," jelasnya.

Selain itu, BI turut melakukan normalisasi likuiditas dengan menaikan Giro Wajib Minimum atau GWM rupiah secara bertahap, Perry mengatakan bahwa sejak awal Maret hingga 15 Juli 2022 lalu, likuiditas yang terserap setidaknya telah mencapai Rp219 triliun.

Namun GWM ini, Perry kembali menegaskan bahwa serapan tersebut tak akan mengganggu perbankan untuk menyalurkan kredit, karena nantinya BI memberikan insentif demi tidak terganggunya intermediasi perbankan.

Artikel Asli

Sumber: akurat.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan