UU Provinsi Sumbar Dinilai Mengerdilkan Budaya Mentawai

  • Bagikan
X

sumbar.BERITASEBELAS.COM, PADANG - UU Provinsi Sumbar Nomor 17 Tahun 2022 tidak mengakomodir kebudayaan Mentawai.

Ketua Aliansi Mentawai Bersatu (AMB) Yosafat Sumanu menolak keras UU tersebut karena dinilai mengerdilkan budayanya.

AMB mendesak DPR RI meminta maaf karena diduga lalai dalam menghargai, menghormati, dan melindunki keberadaan kebudayaan Mentawai sebagai suatu keragaman dari Sumbar.

Pasal 5 huruf C UU Nomor 17 Tahun 2022 berbunyi adat dan budaya Minangkabau berdasarkan pada nilai falsafah, adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Sesuai dengan aturan adat salingka nagari yang berlaku, kekayaan sejarah, bahasa, kesenian, desa adat atau nagari, ritual, upacara adat, situs budaya, dan kearifan lokal yang menunjukkan karakter religius dan ketinggian adat istiadat masyarakat Sumbar.

Keberadaan Pasal 5 huruf C inilah yang membuat berang AMB.

"Kami mempertanyakan niatan DPR RI dari yang seolah-olah menganggap kami tidak ada di Sumbar," ungkapnya.

Artikel Asli

Sumber: sumbar.jpnn.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan