Kasus Kuburan Bansos di Depok: Polisi Periksa JNE, Kemensos, dan Bulog

  • Bagikan
X
JAKARTA - Hari ini Polres Metro Depok akan memeriksa JNE , Kementerian Sosial (Kemensos), hingga Bulog terkait kasus kuburan beras Bansos Presiden di Sukmajaya, Depok.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, pemeriksaan para saksi dengan dilengkapi dokumen-dokumen berkaitan kasus tersebut. "Berikut data-data yang mereka janjikan akan dibawa hari ini," katanya, Selasa (2/8/2022).
Baca juga: Pengakuan JNE, Beras Bansos Presiden yang Dikubur Rusak karena Hujan

Timbunan beras Bansos Presiden ditemukan di dalam tanah di Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok. Beras itu merupakan beras bantuan sosial pemerintah.

Penyidik Polres Metro Depok telah meminta keterangan Samsul Jamaludin yang merupakan perwakilan JNE dan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam Kemensos Mira Riyati Kurniasih.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap Samsul diketahui JNE bekerja sama dengan PT DNR sebagai pemenang vendor untuk mendistribusikan beras bansos dari pemerintah untuk wilayah Depok pada 2020. JNE mengantarkan beras bansos tersebut ke dalam daftar penerima yang dibuat pemerintah.
Baca juga: Kuburan Bansos Presiden di Depok, Warga Tirtajaya Justru Tahu dari YouTube

Setelah beras disiapkan PT DNR kemudian JNE mengambil beras bansos tersebut di Gudang Bulog Pulogadung, Jakarta Timur. Ketika JNE mengantarkan beras ke Depok mengalami gangguan di perjalanan. Beras yang dibawa basah setelah diguyur hujan hingga rusak.

"Dikarenakan beras basah maka itu menurut JNE adalah tanggung jawab JNE dan beras sudah diganti oleh pihak JNE dengan paket lainnya yang setara," ujar Zulpan.

Menurut dia, klaim JNE itu tidak dapat dipastikan kebenarannya karena belum menunjukkan dokumennya termasuk orang-orang yang mendapat penggantian beras yang rusak tersebut.

Lihat Juga: Begini Alasan JNE Lahan Parkirnya Jadi Tempat Penimbunan Bansos Presiden Dalam Tanah (jon)

Artikel Asli

Sumber: sindonews.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan