KPK Gandeng Interpol Memburu Ricky Ham Pagawak

  • Bagikan
X

BERITASEBELAS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak tinggal diam atas kaburnya tersangka suap serta gratifikasi Bupati nonaktif Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak (RHP) ke luar negeri.

Lembaga antikorupsi itu terus memburu Ricky Ham Pagawak yang sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK.

Lembaga yang dipimpin Firli Bahuri itu bahkan telah mengirimkan surat kepada National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia perihal permohonan penerbitan red notice untuk memburu tersangka Ricky Ham Pagawak (RHP).

Ricky Ham Pagawak merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pemberian dan penerimaan suap, serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua.

KPK juga memasukkan Ricky Ham Pagawak ke dalam DPO sejak 15 Juli 2022.

Ali Fikri mengatakan bahwa permintaan bantuan ini sebagia bentuk antarpenegak hukum tindak pidana korupsi.

Artikel Asli

Sumber: jpnn.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan