Mengejutkan! Pengakuan Tukang Gali Penimbunan Bansos Presiden di Tanah Depok

  • Bagikan
X
DEPOK - Mengejutkan! Tukang gali penimbunan Bantuan Sosial ( Bansos ) Presiden Joko Widodo di dalam tanah kawasan Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok awalnya disuruh membuat lubang untuk septictank. Namun, faktanya lubang galian digunakan untuk kuburan tumpukan beras Bansos Presiden.

Kuburan Bansos Presiden digali oleh Nanang bersama beberapa temannya pada tahun 2020 lalu. “Kan awalnya minta buat septictank,” tutur Nanang, warga setempat, Selasa (2/8/2022).
Baca juga: Gempar! Temuan Timbunan Bansos Presiden di Dalam Tanah Sukmajaya Depok

Dia mengaku sama sekali tidak tahu kalau lubang yang digali sedalam 1,5 meter itu akan digunakan untuk memendam beras bansos. Kalau dia tahu untuk memendam Bansos Presiden tentunya akan ditolak tawaran kerjaan tersebut.

Nanang menceritakan tidak tahu apa-apa setelah menggali. Dia dan temannya langsung meninggalkan lokasi. Dia pun tidak diminta mengubur atau memendam apa pun.

“Begitu kelar gali kedalaman 1,5 meter. Saya berdua sama Rusdi. Itu dua hari. Siang hari manual pakai pacul, pengki, dan garpu. Yang nutup saya nggak tahu,” ucapnya.

Dia awalnya menerima tawaran pekerjaan itu dari temannya yang bernama Dadung. Dengan iming-iming sejumlah nominal uang akhirnya Nanang menerima tawaran tersebut.
Baca juga: Wow! Satu Kontainer Beras Bansos Presiden yang Dikubur di Depok

“Saya awalnya dikasih orderan dari teman, namanya Pak Dadung untuk gali septictank ya sudah,” katanya.

Sementara, Dadung menambahkan mulanya dirinya ditawari melakukan penggalian. Namun, karena tidak sanggup dia menawarkan ke Nanang.

“Intinya minta cari tenaga. Saya nggak siap tenaga, saya cari teman. Dia mau. Untuk kelanjutan soal biaya dan lainnya itu ke Nanang,” ujarnya.

Lihat Juga: Lahan Penimbunan Bansos Presiden di Depok Diketahui Area Parkir JNE (jon)

Artikel Asli

Sumber: sindonews.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan