Demo Berakhir dengan Penangkapan 3 Warga, Aktivitas Wisata Labuan Bajo Kembali Normal

  • Bagikan
X

BERITASEBELAS.COM - Aktivitas wisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali normal, usai otoritas setempat dan pelaku pariwisata melakukan kesepakatan menghentikan demo dan mogok massal. Demonstrasi tersebut sebagai aksi protes kenaikan harga tarif masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar sebesar Rp 3,7 juta per orang.

Kesepakatan tersebut, dilakukan oleh 19 asosiasi pariwisata yang tergabung dalam Formapp Mabar dengan Pemda Manggarai Barat, dan Polres Manggarai Barat.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina mengatakan, kegiatan tour dan pelayaran kembali berjalan seperti sedia kala. Bahkan, aktivitas bandara dan pelabuhan telah berjalan normal kembali tanpa gangguan.

Kisruh Labuan Bajo, Komisi X DPR Akan Panggil Kemenparekraf "Intinya semua bersepakat menjaga kamtibmas di Labuan Bajo, dan telah mencabut kesepakatan asosiasi pelaku wisata per tanggal 30 Juli. Mereka kembali memulai aktivitas per tanggal 3 Agustus 2022," ujar Shana Fatina melalui keterangan tertulis, Kamis (4/8).

Lebih lanjut Shana mengatakan, BPOLBF sebagai satuan kerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga akan menampung semua aspirasi dari pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk penguatan pariwisata berkelanjutan Taman Nasional Komodo dan Labuan Bajo ke depan.

Pelaku Pariwisata Labuan Bajo Demo, Sandiaga Minta Tahan Diri dan Dialog Sebelumnya, pelaku pariwisata di Labuan Bajo, NTT menggelar aksi demo dan mogok melayani wisatawan, mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2022 .

Artikel Asli

Sumber: merahputih.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan