Hukum Melakukan Penimbunan Bantuan Sosial

  • Bagikan
X

BERITASEBELAS.COM Menimbun atau dalam istilah syara’ adalah ihtikar, yakni tindakan menyimpan harta, manfaat, atau jasa dan enggan menjual dan memberikannya kepada orang lain, yang mengakibatkan melonjaknya harga pasar secara drastis disebabkan persediaan terbatas atau stok barang hilang sama sekali dari pasar. 

Sedangkan masyarakat, negara, ataupun hewan memerlukan produk, manfaat, atau jasa tersebut. Keadaan ini sering sekali terjadi di masyarakat negara Indonesia.

Akhir-akhir ini sedang viral adanya penimbunan di suatu daerah. Parahnya, barang timbunan itu berupa bantuan dari presiden terkait dengan sembako bagi masyarakat di masa pandemi.

Hukum menimbun barang adalah haram, karena dapat menimbulkan madhorot yang berbahaya. Disebutkan dalam beberapa hadits Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, di antaranya hadits yang diriwayatkan melalui Umar RA di mana Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda ;

الجالب مرزوق والمحتكر ملعون 

Artinya: "Orang yang mendatangkan (makanan) akan dilimpahkan rezekinya, sementara penimbun akan dilaknat."

Artikel Asli

Sumber: akurat.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan