Terima Keluhan Perwakilan Masyarakat NTT, Rizal Ramli: Sektor Wisata Bukan Monopoly Game

  • Bagikan
X

BERITASEBELAS.COM, Setelah sebelumnya meminta agar aparat keamanan tidak melakukan tindak kekerasan dalam merespons protes warga mengenai harga tiket Pulau Komodo yang dianggap terlalu mahal, tokoh nasional Ramli Ramli siang tadi kedatangan sejumlah pemuda yang merupakan perwakilan masyarakat Pulau Komodo dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. 

Perwakilan masyarakat yang dipimpin Josef Sampurna Nggarang ini terdiri dari putra asli daerah dan pelaku usaha kecil. Mereka menyampaikan keluh kesah mengenai situasi di daerah mereka yang kian hari kian tidak kondusif.

Seperti diketahui, pemerintah pusat bersama Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) menaikkan tarif tiket masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar menjadi Rp 3,75 juta per orang.

Padahal sebelumnya biaya masuk Taman Nasional Komodo untuk ke tiga pulau di wilayah itu, yaitu Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Pulau Rinca berkisar Rp 200.000 per orang.

Kenaikan tarif tiket dianggap sangat memberatkan warga setempat yang sehari-hari menggantungkan mata pencaharian di sektor pariwisata,  dan berdampak pada rendahnya kunjungan turis ke wilayah tersebut.

Rizal Ramli berpendapat, kenaikan harga tiket Pulau Komodo sebesar Rp 3,75 juta hampir sama dengan harga tiket Disney Land selama dua hari. Karena itu, menurutnya, wajar apabila warga melakukan protes karena berdampak langsung kepada mereka.

Artikel Asli

Sumber: akurat.co

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan