Santri Gontor Tewas Dianiaya, Menag Ungkap Izin Pesantren Bisa Dicabut

  • Bagikan
X

Kementerian Agama (Kemenag) bisa mencabut izin Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Ponorogo jika ditemukan bukti adanya kekerasan secara sistematis setelah adanya santri yang meninggal akibat dianiaya seniornya.

“Yang bisa kita lakukan adalah jika itu terbukti secara sistematis pesantren melakukan kekerasan, pelecehan, dan seterusnya, kita cabut izin operasionalnya. Karena izin operasional pesantren itu ada di Kementerian Agama,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas (Gus Yaqut) di Mabes AD, Rabu (7/8/2022).

Gus Yaqut mengaku masih mendalami kasus yang terjadi di Ponpes Gontor. Segera setelah diselidiki, pihaknya akan menentukan sikap terhadap kasus tersebut.

“Kita lihat dulu nanti dalam kasus ini sistematis atau sanksi. Sanksi kan sanksi hukum,” ujarnya.

Kemenag Terjunkan Tim Selidiki Kasus Kementerian Agama (Kemenag) akan menyusun regulasi untuk mengantisipasi kasus kekerasan di lembaga pendidikan agama dan keagamaan. Kemenag berharap kasus kekerasan atau penganiayaan di lembaga pendidikan agama tidak terulang.

“Kekerasan dalam bentuk apa pun dan di mana pun tidak dibenarkan. Norma agama dan peraturan perundang-undangan jelas melarangnya,” terang Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Waryono Abdul Ghofur dalam keterangannya, Selasa (6/9).

Artikel Asli

Sumber: suaranasional.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].
  • Bagikan