5 Berita Populer: Gempa 6,6 M Banten; Ghozali Everyday Diminta Bikin NPWP

  • Bagikan

Warga melihat kondisi rumah yang rusak akibat gempa di Kadu Agung Timur, Lebak, Banten, Jumat (14/1). Foto: Muhammad Bagus Khoirunas/ANTARA FOTO

Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi berita populer pada Jumat (14/1). Mulai dari gempa 6,6 M yang mengguncang Jabodetabek hingga Ghozali Everyday yang diminta Ditjen Pajak untuk membuat NPWP usai raup miliaran rupiah dari hasil penjualan foto selfie di NFT.

Bagi kamu yang tidak sempat mengikuti perkembangan informasi pada hari kemarin, berikut ini kumparan rangkum lima berita populer di antaranya.

Gempa 6,6 M Guncang Jabodetabek, Berpusat di BantenKerusakan rumah warga usai gempa di Pandeglang, Banten. Foto: Dok. Istimewa

Gempa dengan getaran kuat dirasakan warga Jakarta pada Jumat (14/1). Selain Jakarta, sejumlah wilayah seperti Bogor, Tangerang Selatan, Cianjur, hingga Bandung ikut diguncang gempa.

BMKG awalnya menyebut gempa tersebut berkekuatan 6,7 magnitudo dengan kedalaman 10 km, namun diralat menjadi 6,6 M. Pusat gempa berada di 52 km barat daya Sumur, Pandeglang, Banten. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski tak ditemukan korban jiwa, tercatat puluhan rumah rusak akibat gempa kali ini.

Fico Fachriza Masih Dalam Pengaruh Narkoba saat DitangkapKomika Fico Fahriza dihadirkan saat konferensi pers di Gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Komika Fico Fachriza ditangkap polisi terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Pemain film Comic 8 itu kini tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Ia ditangkap pada Kamis (12/1) lalu di kawasan Depok, Jawa Barat.

Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa tembakau sintetis seberat 1,45 gram. Fico Fachriza masih dalam pengaruh narkoba ketika ditangkap. Kini, ia berstatus tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Diketahui, Fico sudah mengkonsumsi tembakau sintetis sejak 2016 dengan alasan untuk mengatasi sulit tidur.

Rektor UIN Suka Yogya Minta Kasus Hukum Penendang Sesajen di Semeru DisetopPenendang sesajen di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur berinisial HF ditangkap polisi di wilayah Kabupaten Bantul. Foto: Dok. Polda DIY

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Al Makin meminta kasus penendang sesajen di Semeru dihentikan. Diketahui bahwa pelaku, Hadfana Firdaus pernah berkuliah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta jurusan Pendidikan Bahasa Arab. Namun yang bersangkutan telah drop out (DO) tahun 2014.

Menurut Prof Al Makin, dengan diproses secara hukum, maka tidak memberikan contoh yang baik. Sebab, ada banyak pelanggaran lain yang lebih berat di sekitar masyarakat. Oleh karena itu, dia meminta penegak hukum untuk memaafkan Hadfana dan menghentikan semua proses hukum.

Hasil Liga 1: Sempat Tertinggal, Persikabo Comeback & Bungkam Persik KediriPesepak bola Persikabo 1973 Hendra Adi Bayauw (kanan) pada pertandingan Liga 1. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Persik Kediri ditumbangkan Persikabo dalam laga pekan ke-19 Liga 1 2021/22. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Ngurah Rai, Bali pada Jumat (14/1) sore, ‘Macan Putih’ kalah dengan skor 1-2.

Tensi tinggi langsung terasa sejak menit pertama. Sebelum menit ke-10, tiga kartu kuning sudah keluar dari saku wasit. Dua untuk Persikabo dan satu untuk penggawa Persik. Meskipun sempat tertinggal, Persikabo akhirnya comeback lewat gol Dimas Drajad di menit ke-83. Tendangan itu membuat Persikabo unggul 2-1 hingga laga usai.

Ghozali Everyday Diminta Ditjen Pajak Bikin NPWP Usai Raup Miliaran dari NFTGhozali menjual potret dirinya sebagai NFT di OpenSea Foto: Screenshot

Jagad maya akhir-akhir ini dihebohkan dengan album foto Ghozali Everyday. Pasalnya, pemilik akun, Ghozali, berhasil meraup untung miliaran rupiah dari penjualan ratusan foto selfie-nya di NFT. Koleksi NFT itu bahkan terkenal tidak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri.

Ternyata, bukan cuma netizen yang memantau Ghozali. Ditjen Pajak melalui akun resmi Twitter-nya meng-quote salah satu tweet Ghozali pada Jumat (14/1) pagi.

Dalam cuitan tersebut, Ditjen Pajak mengucapkan selamat atas NFT-nya yang laku, sekaligus menyematkan tautan untuk mendaftarkan NPWP. Ghozali lantas membalasnya dengan mengatakan bahwa ini adalah tagihan pajak pertamanya dan berjanji akan membayar.

Artikel Asli

Sumber: kumparan.com

  • Bagikan