Adhie Massardi: Aktivis 98 yang Tak Dukung Ubedilah Badrun Berantas KKN, Wajib Ziarah Makam Pak Harto!

  • Bagikan

BERITASEBELAS.COM, Jakarta – Mantan Juru Bicara Presiden Gus Dur Adhie M Massardi, angkat bicara soal relawan Jokowi Mania yang melaporkan balik Ubedilah Badrun atas kasus pencemaran nama baik.

Sebelumnya, Ubedilah melaporkan kedua putra Jokowi yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep atas dugaan memiliki hubungan bisnis dengan anak petinggi PT SM, induk dari PT PMH yang terlibat dalam kasus kebakaran hutan di tahun 2015.

Tak terima dengan itu, relawan pendukung Jokowi melaporkan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut atas pencemaran nama baik.

Baca Juga: Gegara Laporkan Anak Presiden, Aktivis 98 Saling Serang! Said Didu:…

Namun, hal ini memicu polemik di kalangan publik. Bahkan Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti menyebut ancaman JoMan justru menjauhkan kasus yang sedang dilaporkan Ubedilah Badrun dari substansi persoalan.  

“Semestinya, dibuktikan terlebih dahulu, baru dilaporkan,” kata Ray, dalam acara Forum Tebet, dikutip dari RMOL Sabtu 15 Januari 2022.

Baca Juga: Kaesang Akui Dapat Privilege Berbisnis karena Anak Presiden, Politisi Demokrat…

Menurutnya, kasus dugaan terhadap Gibran dan Kaesang harus lebih dulu diselesaikan. Setelah itu terbukti tidak benar, baru JoMan bisa membuat laporan pencemaran nama baik.

Di dukung oleh Adhie M Massardi, melalui cuitan di Twitter pribadinya, ia meminta orang yang mengaku aktivis 98 yang tidak mendukung Ubedilah untuk memberantas KKN untuk menziarahi makam Soeharto.

“ZIARAHI MAKAM PAK HARTO jika ada yg ngaku aktivis 98 tapi gak dukung Ubedilah Badrun berantas KKN,” cuit Adhie, pada Jumat 14 Januari 2022.

Baca Juga: Kaesang Akui Dapat Privilege Berbisnis karena Anak Presiden, Politisi Demokrat…

Bagi Adhie, wajib hukumnya bagi orang-orang tersebut untuk ziarah serta meminta maaf karena telah menuduh keluarga Presiden Soeharto melakukan KKN dan melakukan demo.

“mereka wajib ziarah ke makam Pak Harto dan minta maaf karena telah nuduh keluarga Presiden Suharto lakukan KKN, didemo secara besar-2an! Hmm, Mereka itu pendemo daya ingat pendek..!!,” pungkasnya.

Artikel Asli

Sumber: terkini.id

  • Bagikan