Andika Perkasa: Pangkostrad Akan Diumumkan Bersama 28 Jabatan Baru di TNI

  • Bagikan

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa berjalan usai dilantik menjadi Panglima TNI di area Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan posisi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) akan segera diisi dalam waktu dekat.

Keputusan siapa sosok pengisi jabatan Pangkostrad itu, menurut Andika nantinya akan disampaikannya bersamaan dengan pengumuman sebanyak 28 jabatan baru di lingkungan TNI.

“Total ada 28 jabatan baru mulai dari bintang 3 angkatan udara 1, bintang 3 angkatan laut 1, kemudian dua bintang 2 dengan seterusnya 25 bintang 1. Nah itu yang kemudian nanti akan kita keluarkan bersama-sama dengan beberapa jabatan yang memang sudah kosong termasuk di antaranya Panglima Kostrad ya,” ujar Andika di ela kunjungan ke Kejaksaan Agung, Jumat (13/1).

Andika mengatakan, proses pembahasan jabatan di Wanjakti saat ini memang berbeda. Wanjakti juga harus mempertimbangkan pengisian jabatan yang sudah ada legalitasnya sejak tahun 2019 lalu.

“Jadi 2019 yang lalu bulan Oktober itu sudah ada Peraturan Presiden nomor 66 tentang struktur organisasi TNI yang terakhir. Nah yang berlaku sampai saat ini adalah yang terakhir itu. Nah di dalam Peraturan Presiden nomor 66 tahun 2019 itu ada beberapa jabatan termasuk di antaranya ada 28 jabatan tambahan baru yang belum direalisasikan,” ucap Andika.

Kunjungan kerja Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman ke Batalyon Zipur 9 Kostrad. Foto: Dok. Kostrad

TNI memang sudah melakukan pengembangan organisasi, termasuk membentuk organisasi baru. Misalnya Divisi 3 Kostrad TNI AD, Koarmada III TNI AL, dan Koopsau III TNI AU. Itu belum termasuk Komando Operasi Udara Nasional.

“Nah antara lain adalah pembentukan komando armada republik indonesia, ini di bawah angkatan laut kemudian dikomandani oleh perwira bintang 3, bintang 2, dan seterusnya total ada 14 jabatan perwira tinggi,” ungkap Andika.

“Begitu juga dengan angkatan udara, ada organisasi baru yang namanya komando operasi udara nasional. Nah ini juga dikepalai oleh perwira tinggi bintang 3 dengan total 12 perwira tinggi. Belum lagi ada 3 badan pelaksana pusat TNI baru yang dikepalai oleh bintang 2 untuk pusat psikologi TNI, kemudian pusat pengadaan TNI bintang 1, dan pusat reformasi birokrasi TNI,” lanjut dia.

Seluruh jabatan yang sudah tercantum realisasinya dalam Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019, untuk kemudian, menurut Andika akan segera disiapkan peraturan di bawahnya yang akan disampaikan bersamaan dalam sidang Wanjakti pekan depan.

“Ini semua Perpresnya sudah ada, tetapi peraturan di bawahnya belum ada. Nah itu yang kemudian kami kebut supaya bisa kita keluarkan sekalian dalam wanjakti minggu depan ini,” kata Andika.

“Jadi sampai hari ini masih ada peraturan-peraturan turunan dari perpres yang memang harus kami penuhi untuk mewujudkan beberapa organisasi baru ini termasuk penambahan jabatan,” tutupnya.

Artikel Asli

Sumber: kumparan.com

  • Bagikan