Andika Perkasa: Tak Ada Tarik Menarik Calon, Wanjakti Segera Tunjuk Pangkostrad

  • Bagikan

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan keterangan pers usai dilantik menjadi Panglima TNI di area Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Pejabat yang akan menjadi Pangkostrad masih digodok. Sejumlah pihak khawatir lamanya posisi ini kosong akan muncul tarik menarik antara para jenderal yang membuat kursi Pangkostrad belum juga terisi.

Namun, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menegaskan tak akan ada tarik menarik dalam pengisian jabatan ini. Andika mengatakan, wanjakti sedang mempertimbangkan matang posisi Pangkostrad, termasuk 28 jabatan lain di TNI yang baru terbentuk pada 2019.

“Jadi kalau tarik-menarik enggak ada sama sekali tidak ada. Ini kan kami menyiapkan konsep ini secara keseluruhan dan wanjakti itu dilakukan biasanya setiap 3 bulan sekali,” ujar Andika di sela kunjungan ke Kejaksaan Agung, Jumat (13/1).

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman hadiri acara syukuran peringatan HUT Ke- 56 Divisi Infantri (Divif)-1 Kostrad, di Markas Divif-1 Kostrad. Foto: Dok. Dispenad

Andika menjelaskan, wanjakti kali ini memang berbeda. Sebab, tim harus mempertimbangkan jabatan baru yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019. Total ada 28 jabatan baru yang rencananya akan direalisasikan berdasarkan aturan tersebut.

Kekosongan Pangkostrad yang hampir 2 bulan ini disadari betul oleh Andika. Tapi, bukan berarti kondisi ini dilarang.

“Jadi memang tidak biasa ya, bukan berarti tidak boleh. Tidak biasa misalnya ada satu jabatan kosong langsung dikeluarkan Skep (Surat Keputusan) itu tidak terlalu biasa,” kata dia.

“Jadi memang untuk Wanjakti kali ini kebetulan ada yang saya sebutkan tadi ada 28 jabatan baru yang juga melibatkan pembentukan satuan baru. Sehingga memang ada proses administrasi yang harus kami penuhi,” ucap Andika yang juga pernah menjadi Pangkostrad.

Mantan KSAD itu memastikan wanjakti terus berusaha secepat mungkin menetapkan siapa perwira tinggi yang akan mengisi jabatan-jabatan itu. Sehingga jabatan yang tertuang dalam Perpres No. 66 Tahun 2019 bisa terealisasi.

“Makanya sampai sekarang kami terus mengejar sekaligus menyiapkan untuk prasarananya tadi. Secara umum sudah siap, jadi tinggal nanti pada saat wanjakti kita tentukan siapa yang akan menjabat,” ucap Andika.

Artikel Asli

Sumber: kumparan.com

  • Bagikan