Antoni Yuzar : Kepala OPD dan BUMD Tidak Serius Bahas Raperda

0
139

Tri

Dirut PD Pasar Palembang Jaya 3 Kali Mangkir Rapat

beritasebelas.com,Palembang – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Palembang, Antoni Yuzar meminta, Pemerintah Kota Palembang memberi sanksi tegas pada Kepala OPD atau Direktur Utama BUMB yang tidak serius membahas Raperda.

[Antoni Yuzar]
Antoni mengatakan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tidak serius. Terutama, PD Pasar Palembang Jaya.

“Raperda ini untuk kepentingan rakyat. Mereka ini tidak serius. Apalagi, PD Pasar Palembang Jaya, sampai 3 kali mangkir ketika akan diajak rapat membahas Raperda yang mereka ajukan,” katanya, Senin 5 Maret 2018.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, Reperda yang diajukan oleh PD Pasar Palembang Jaya adalah, perubahan atas Perda Kota Palembang nomor 6 tahun 2005 tentang pembentukan PD Pasar Palembang Jaya.

“Tidak mungkin tidak ada waktu. Kalau tidak bisa siang, malam jadi. Perlu dicatat Perda ini dibuat untuk kepentingan rakyat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang, jadi ini sangat penting,” katanya.

Ia berharap, Pemerintah Kota Palembang dapat menegur dan memberikan sanksi tegas pada OPD atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang tidak serius membahas Raperda.

“Ada 25 pengajuan Raperda yang diajukan ke kami termasuk dari BUMD dan ada 2 Raperda inisiatif. Kami minta Pemkot dapat memberikan sanksi tegas pada Kepala OPD atau Dirut BUMD yang tak serius,” imbuhnya.

Antoni menambahkan, kedepan semua OPD dan BUMD yang punya kepentingan dalam Raperda untuk hadir dan tidak boleh diwakilkan.

“Wajib hadir untuk membahasnya. Karena kami harus tahu secara detail, sudah sejauh mana kesiapan Pemkot Palembang atau BUMD yang mengajukan Raperda,” pungkasnya.

print